BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

Bedah Buku Wartawan Senior, KJK Targetkan Lahirnya Penulis Baru di Kepri

TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) terus memperluas gerakan literasi di kalangan insan pers. Setelah sukses menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), KJK kini menyiapkan agenda bedah buku karya wartawan senior Kota Tanjungpinang, Ridarman Bay, berjudul Menjaga Nurani: Suara di Simpang Zaman.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/9/2026) di Sekretariat KJK, Batu 11, Tanjungpinang.

Ketua KJK Ady Indra Pawennari mengatakan, bedah buku tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, forum ini diharapkan menjadi pemantik bagi wartawan di Kepri untuk kembali menjadikan menulis dan membukukan karya sebagai bagian penting dari perjalanan profesi jurnalistik.

“Buku ini kumpulan opini penulis,” ujar Ady, Sabtu (5/9/2026), di Tanjungpinang.

Menurutnya, pemilihan karya wartawan senior sebagai materi bedah buku menjadi langkah awal untuk membangun tradisi literasi yang lebih kuat di lingkungan pers Kepri.

KJK, kata Ady, ingin menunjukkan bahwa pengalaman panjang seorang wartawan tidak hanya berhenti pada pemberitaan yang terbit di media. Gagasan, pandangan, dan pengalaman jurnalistik juga dapat dirawat menjadi karya buku yang memiliki nilai dokumentasi dan literasi.

“Kami juga sekarang sedang menyiapkan buku yang diterbitkan oleh KJK. Setelah itu, KJK bakal menggelar UKW periode 2,” terang Ady.

Maksimal 30 Peserta

Bedah buku Menjaga Nurani: Suara di Simpang Zaman akan dikemas dalam diskusi terbatas. Ady menjelaskan, keterbatasan kapasitas ruangan di Sekretariat KJK membuat peserta dibatasi maksimal 30 orang.

“Maksimal 30 peserta saja,” ujarnya.

Format terbatas tersebut justru diharapkan membuat diskusi berlangsung lebih hidup, mendalam, dan interaktif. Peserta nantinya dapat berdialog langsung dengan pembicara maupun penulis untuk menggali lebih jauh gagasan yang dituangkan dalam buku.

Buku tersebut rencananya akan dibedah oleh dua tokoh dengan latar belakang berbeda, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri Dr. Darson dan Ketua KJK Ady Indra Pawennari.

Perpaduan perspektif birokrasi dan dunia pers tersebut diharapkan memberikan warna tersendiri dalam membedah gagasan serta pengalaman yang dituangkan Ridarman Bay melalui karya tulisnya.

Ady memastikan kegiatan ini turut mengundang akademisi, tokoh pers, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pegiat literasi di Kepulauan Riau.

Ia berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai diskusi mengenai satu buku, tetapi mampu melahirkan semangat baru bagi para wartawan untuk menghasilkan karya yang lebih panjang dan terdokumentasi.

“Kami ingin semakin banyak wartawan di Kepri yang tidak hanya aktif menulis berita, tetapi juga berani menuangkan gagasan dan pengalamannya dalam bentuk buku,” ujarnya.

Langkah KJK ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi pers di Kepri. Dari karya wartawan senior, KJK berharap lahir penulis-penulis baru yang mampu merekam perjalanan, persoalan, dan dinamika Kepulauan Riau melalui perspektif jurnalistik. (Red)

(Red)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *