BREAKING NEWSPOLITIKTANJUNGPINANG

BP3MI Kepri Perketat Pengawasan PMI, Empat Pelabuhan Internasional Jadi Sasaran

Monitoring dan pengawasan dilakukan BP3MI Kepri pada Sabtu (5/9/2026) f-Ist

TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Jalur pelabuhan internasional menjadi salah satu titik penting dalam mencegah keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural. Untuk itu, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau memperketat pengawasan di sejumlah pintu perbatasan.

Monitoring dan pengawasan dilakukan BP3MI Kepri pada Sabtu (5/9/2026) dengan menyasar empat pelabuhan internasional, yakni Pelabuhan Internasional Batam Center, Harbour Bay Batam, Sri Bintan Pura Tanjungpinang dan Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan aktivitas keberangkatan maupun kedatangan PMI berlangsung aman, tertib serta mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BP3MI Kepri menekan potensi keberangkatan PMI non-prosedural melalui jalur perbatasan. Pengawasan langsung di lapangan dinilai penting mengingat Kepri merupakan salah satu wilayah strategis dengan mobilitas masyarakat lintas negara yang cukup tinggi.

Petugas BP3MI melakukan pemantauan terhadap proses perjalanan PMI sekaligus memastikan aspek pelindungan tetap menjadi perhatian dalam setiap tahapan keberangkatan maupun kedatangan.

BP3MI Kepri menegaskan pengawasan tidak hanya berorientasi pada pencegahan, tetapi juga memastikan PMI yang bekerja ke luar negeri mendapatkan pelindungan dan menempuh jalur migrasi yang resmi.

Masyarakat yang berencana bekerja ke luar negeri pun diimbau memahami prosedur penempatan PMI dan memilih jalur resmi. Langkah tersebut penting untuk menghindari berbagai risiko yang dapat dialami pekerja migran jika berangkat secara non-prosedural.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala di pintu-pintu perbatasan, BP3MI Kepri terus mendorong terwujudnya migrasi aman, legal, dan terlindungi bagi seluruh Pekerja Migran Indonesia.

(*)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *