BINTANBREAKING NEWS

Lima Murid MTsN Lingga Berjuang di OMI Tingkat Provinsi, Siap Bawa Nama Madrasah

Lima murid MTsN Lingga membawa nama madrasah ke ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Senin, (5/10/2026) f-Ist

LINGGA (Kepriraya.com) – Lima murid MTsN Lingga membawa nama madrasah ke ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026.

Mereka mengikuti kompetisi yang digelar secara daring dari Laboratorium Komputer MTsN Lingga, Senin (5/10/2026), setelah sebelumnya berhasil lolos dari seleksi tingkat Kabupaten/Kota.

Kelima peserta tersebut yakni Farah Tasyrik Samela dan Syahira Alya Frazia Rafjan pada bidang IPS, Muhammad Hea Syaifurrohman dan Arsy Nur Fadhilah pada bidang Matematika, serta Rizky Adha Saputra pada bidang IPA.

Untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi, kelima murid tersebut telah menjalani persiapan dan bimbingan secara intensif bersama guru pembimbing masing-masing.

Persiapan tidak hanya menyangkut penguasaan materi pelajaran, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, ketelitian, manajemen waktu hingga kesiapan mental menghadapi kompetisi.

Pada bidang Matematika, para peserta mendapatkan bimbingan dari Siska Ade Syahfitri, M. Akhmad Alghifari dan Zulkifli. Bidang IPA didampingi Habi Rizkana dan Yulia Hartanti, sedangkan bidang IPS dibimbing Nita Sarawati.

Kepala MTsN Lingga, Fathullah, mengapresiasi perjuangan kelima murid serta kerja keras para guru yang telah mendampingi mereka hingga mampu melaju ke tingkat provinsi.

“Kita bersyukur lima murid MTsN Lingga dapat melaju ke tingkat provinsi. Persiapan sudah dilakukan secara maksimal melalui bimbingan dan pendampingan dari guru pembimbing,” ujar Fathullah.

Ia berpesan agar para peserta tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga mengikuti kompetisi dengan percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Yang terpenting, anak-anak dapat mengikuti kompetisi dengan percaya diri, menjunjung sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaiknya. Semoga hasil yang diperoleh nanti dapat membanggakan madrasah,” katanya.

Sementara itu, Rizky Adha Saputra mengaku bersyukur mendapat kesempatan mewakili MTsN Lingga pada bidang IPA.

Menurutnya, dukungan dan bimbingan dari guru menjadi bekal penting selama menghadapi kompetisi tersebut.

“Saya merasa bersyukur dan bangga bisa mewakili MTsN Lingga di tingkat provinsi. Selama persiapan, saya mendapatkan banyak bimbingan dan dukungan dari guru,” kata Rizky.

Ia mengaku sempat merasakan gugup. Namun, hal itu berusaha diatasi dengan tetap tenang dan fokus selama mengerjakan soal.

“Tentunya ada rasa gugup, tetapi saya berusaha tetap tenang dan fokus. Saya akan memberikan kemampuan terbaik dan semoga bisa mendapatkan hasil yang membanggakan untuk madrasah,” ujarnya.

Keikutsertaan lima murid MTsN Lingga di OMI tingkat provinsi menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan akademik sekaligus menambah pengalaman dalam menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, kelima peserta diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa nama MTsN Lingga semakin dikenal melalui prestasi akademik.

Lima murid, tiga bidang, satu tekad: memberikan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama MTsN Lingga. (Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *