BREAKING NEWSLINGGA

Usai LDK, 40 Pengurus OSIM MTsN Lingga Ikuti Mabit untuk Perkuat Iman dan Karakter

Sebanyak 40 murid pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN Lingga mengikuti Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) di Musholla Nurussa’adah MTsN Lingga, Jumat (9/10/2026) hingga Sabtu pagi (10/10/2026) f-Ist

LINGGA (Kepriraya.com) – Sebanyak 40 murid pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN Lingga mengikuti Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) sebagai upaya memperkuat keimanan, membentuk akhlak mulia, serta membangun karakter pemimpin muda yang bijak di era digital.

Kegiatan yang digelar setelah Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tersebut berlangsung di Musholla Nurussa’adah MTsN Lingga, Jumat (9/10/2026) hingga Sabtu pagi (10/10/2026).

Mengusung tema “Jempol Bijak, Hati Terjaga: Remaja Cerdas di Era Digital”, Mabit dirancang untuk membekali pengurus OSIM agar tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga landasan spiritual dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, zikir, serta pembukaan oleh Kepala MTsN Lingga, Fathullah. Para peserta kemudian mengikuti tadarus Al-Qur’an, salat Isya berjamaah, dan materi pembinaan karakter.

Salah satu materi yang menjadi perhatian ialah “No Brainrot, Yes Hijrah: Jadi Remaja Berarura Positif” yang disampaikan Ustazah Riza Andriani. Materi tersebut mengajak murid lebih selektif mengonsumsi konten digital, menghindari kebiasaan bermedia sosial yang tidak bermanfaat, serta mengarahkan waktu dan energi pada kegiatan positif.

Pembinaan dilanjutkan dengan permainan keakraban, muhasabah, tadarus Al-Qur’an, menonton film Islami, dan salat tasbih. Para peserta juga menjalani rangkaian ibadah malam, mulai dari qiyamulail, salat hajat, salat witir, zikir hingga doa pada dini hari.

Setelah salat Subuh berjamaah dan membaca Al-Ma’surat, peserta menerima materi “Allah First, Allah Love” yang disampaikan Ustazah Novita Lestari.

Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan peregangan pagi, sarapan bersama, permainan keakraban, serta evaluasi kinerja OSIM bersama pembina sebelum kegiatan ditutup.

Pembina OSIM MTsN Lingga, M. Syarkawi, mengatakan Mabit menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pengurus OSIM agar mampu menyeimbangkan keterampilan kepemimpinan dengan keimanan dan akhlak.

“Melalui kegiatan Mabit ini, kami berharap pengurus OSIM mampu menjadi teladan bagi murid lainnya, baik dalam kedisiplinan, ibadah, maupun perilaku sehari-hari. Di era digital, mereka harus mampu menggunakan teknologi secara cerdas, menjaga adab dalam berkomunikasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang dapat merusak karakter,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Abdul Basith, mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui rangkaian LDK dan Mabit. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran tentang kepemimpinan, tetapi juga mendorong murid memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Saya merasa senang bisa mengikuti kegiatan ini karena kami tidak hanya belajar tentang kepemimpinan, tetapi juga belajar memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mempererat kebersamaan. Saya berharap setelah mengikuti LDK dan Mabit, kami bisa menjadi pengurus OSIM yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta mampu memberikan contoh yang baik kepada teman-teman di madrasah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, MTsN Lingga berharap para pengurus OSIM mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga perilaku di dunia nyata maupun digital, serta menjadi teladan positif bagi seluruh warga madrasah.

Pembinaan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang memadukan kecakapan kepemimpinan, penguatan spiritual, dan literasi digital dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Penulis : MTsN Lingga

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *