DPUPP Kepri dan Forum LLAJ Bahas Strategi Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPP) Provinsi Kepulauan Riau menggelar pertemuan bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rabu (28/1/2026), f-Ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPP) Provinsi Kepulauan Riau menggelar pertemuan bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rabu (28/1/2026), guna membahas penguatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kepri.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat DPUPP Kepri, Gedung C1, Komplek Kantor Gubernur Kepri, Dompak, ini dihadiri Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari, Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat, perwakilan Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kepri, jajaran Ditlantas Polda Kepri, serta Kasatlantas Polresta Tanjungpinang.
Dalam audiensi tersebut, Dirlantas Polda Kepri KBP Taufiq Lukman Nurhidayat memaparkan evaluasi perkembangan Kamseltibcarlantas sepanjang tahun 2025. Ia mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kepri masih tergolong tinggi, dengan lebih dari 1.600 kasus kecelakaan dalam setahun.
“Rata-rata terjadi 138 kecelakaan setiap bulan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menekan dan meminimalisir angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Ia menambahkan, kecelakaan lalu lintas di Kepri didominasi oleh kendaraan roda dua dan banyak melibatkan pelajar. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret berupa peningkatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas, serta pemasangan rambu-rambu peringatan yang mudah dilihat pengendara.
“Rambu peringatan dan edukasi keselamatan sangat penting sebagai pengingat kewaspadaan pengendara di jalan raya, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari menyambut positif kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang diinisiasi Ditlantas Polda Kepri melalui Forum LLAJ. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Salah satu hasil konkret dari pertemuan tersebut adalah pemanfaatan Aplikasi SIJANTAN (Sistem Informasi Jalan dan Jembatan) yang dikembangkan DPUPP Kepri untuk memantau kondisi jalan di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
“Informasi kondisi jalan melalui Aplikasi SIJANTAN akan kami sampaikan secara berkala kepada Ditlantas Polda Kepri, sehingga dapat menjadi bahan informasi sekaligus peringatan dini bagi pengendara terkait kondisi jalan,” jelas Rodi.
Melalui Forum LLAJ ini, DPUPP Kepri dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat sinergi dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Provinsi Kepulauan Riau. (Win)

