Pedagang Tepi Laut Sepakat Direlokasi, Pemko Siapkan Anjung Cahaya dan Melayu Square

Pertemuan antara para pedagang dan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di halaman belakang Mal Pelayanan Publik (MPP), Sabtu (6/6/2026). f-Ist
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan Tepi Laut Tanjungpinang menyatakan dukungan terhadap rencana relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan antara para pedagang dan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di halaman belakang Mal Pelayanan Publik (MPP), Sabtu (6/6/2026).
Relokasi dilakukan menyusul dimulainya penataan kawasan Taman Gurindam 12 oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Selama proses pembangunan berlangsung, seluruh aktivitas perdagangan di kawasan tersebut akan dihentikan sementara guna mendukung kelancaran pekerjaan proyek.
Lis Darmansyah menegaskan pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan kawasan wisata, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan ekonomi keluarga di Tepi Laut.
Sebagai solusi, Pemko menyiapkan kawasan Anjung Cahaya dan Melayu Square sebagai lokasi relokasi sementara hingga proyek penataan selesai dilaksanakan.
Saat ini tercatat sekitar 249 pedagang beraktivitas di kawasan Tepi Laut. Untuk memastikan penempatan berjalan adil, pemerintah akan melakukan pendataan ulang dan penentuan lokasi berjualan melalui sistem undian.
Para pedagang menyambut baik langkah tersebut dan berharap aturan relokasi diterapkan secara merata tanpa pengecualian bagi pihak manapun. (Zki)

