Hujan Guyur Tanjungpinang, Penjualan Gorengan Pedagang Kecil Ikut Meningkat

Salah seorang pedagang gorengan di Jalan Handjoyo Putro, depan Perumahan Mahkota Alam Raya, Jefrizal, Rabu (17/6/2026).F-Pul
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com)– Cuaca hujan yang belakangan sering menyelimuti Kota Tanjungpinang membawa dampak positif bagi para pelaku usaha kuliner kaki lima, khususnya penjual gorengan.
Meningkatnya intensitas hujan membuat jajanan tradisional ini semakin diminati masyarakat sebagai teman bersantai di tengah udara yang dingin.
Di berbagai sudut kota, lapak gorengan terlihat lebih ramai dibandingkan biasanya. Warga membeli aneka gorengan seperti bakwan, pisang goreng, tahu isi, tempe goreng hingga risoles untuk dinikmati bersama kopi atau teh hangat.
Salah seorang pedagang gorengan di Jalan Handjoyo Putro, depan Perumahan Mahkota Alam Raya, Jefrizal, mengatakan jumlah pembeli mengalami peningkatan sejak musim hujan mulai berlangsung dalam beberapa minggu terakhir.
“Kalau cuaca hujan, biasanya pembeli lebih banyak. Banyak yang mencari gorengan untuk teman minum kopi atau teh bersama keluarga di rumah,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Jefrizal, peningkatan permintaan membuat stok dagangannya lebih cepat habis dibandingkan saat cuaca cerah. Ia bahkan harus menyiapkan bahan lebih banyak untuk mengantisipasi lonjakan pembeli pada sore hingga malam hari.
Fenomena ini terjadi karena masyarakat cenderung memilih makanan hangat dan praktis ketika suhu udara terasa lebih sejuk. Selain harganya yang terjangkau, gorengan juga mudah ditemukan di berbagai kawasan permukiman maupun pusat keramaian.
Bagi sebagian warga, menikmati gorengan saat hujan sudah menjadi kebiasaan yang sulit dipisahkan. Kombinasi makanan hangat dengan secangkir kopi atau teh dinilai mampu menciptakan suasana nyaman dan menambah kehangatan bersama keluarga.
Ramainya pembeli tidak hanya menguntungkan pedagang gorengan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi usaha mikro di Tanjungpinang. Peningkatan penjualan selama musim hujan menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk menambah pendapatan dan menjaga keberlangsungan usaha mereka.
Dengan kondisi cuaca yang masih didominasi hujan, para pedagang berharap tren positif tersebut terus berlanjut sehingga dapat menjadi sumber rezeki yang membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Musim hujan pun kembali menunjukkan bahwa gorengan tetap menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat Tanjungpinang yang tak lekang oleh waktu. Selain murah dan mudah didapat, jajanan ini selalu menjadi pilihan untuk menemani suasana hujan yang sejuk. (ful)

