Diduga Akibat Galian Parit, Lima Tiang PLN di Ekang Anculai Terdampak, Arus Lalu Lintas Sempat Dialihkan

Tampak petugas PT PLN (Persero) di Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, tumbang diduga akibat proyek galian saluran parit.Minggu (19/7/2026) f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com) – Sejumlah tiang listrik milik PT PLN (Persero) di Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, tumbang diduga akibat proyek galian saluran parit yang menyebabkan kondisi tanah di sekitar pondasi tiang menjadi labil.
Insiden yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) itu mengakibatkan empat tiang listrik roboh ke badan jalan, sementara satu tiang lainnya dalam kondisi miring.
Akibatnya, arus lalu lintas di ruas jalan penghubung Tanjunguban–Tanjungpinang sempat dialihkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah petugas PLN bekerja di lokasi kejadian. Mereka terlihat mengevakuasi tiang yang roboh sekaligus mempersiapkan penggantian tiang baru agar jaringan listrik dapat segera dipulihkan.
Manager PLN ULP Tanjunguban, Suherman Nainggolan, membenarkan adanya lima tiang listrik yang terdampak akibat aktivitas galian tersebut.
“Ada lima tiang yang terkena dampaknya. Kelima tiang tersebut tidak bisa digunakan lagi karena kondisi tanah di sekitar pondasi menjadi tidak stabil akibat proyek galian saluran parit,” ujar Suherman.
Untuk mempercepat penanganan, PLN mengerahkan tiga tim gabungan yang terdiri dari personel Posko Lagoi, ULP Tanjunguban, dan ULP Tanjungpinang.
Menurut Suherman, prioritas utama saat ini adalah mengevakuasi tiang yang menghalangi badan jalan agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Setelah itu, petugas akan membersihkan material tiang yang patah dan melakukan penggantian tiang yang rusak.
“Saat ini fokus kami adalah mengamankan lokasi, membersihkan tiang yang menghalangi jalan lintas Tanjungpinang–Tanjunguban, kemudian mengganti tiang yang rusak agar jaringan dapat kembali berfungsi dengan aman,” katanya.
Hingga proses perbaikan berlangsung, masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi serta mengikuti arahan petugas di lapangan. PLN juga memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin guna meminimalkan gangguan terhadap pelayanan kelistrikan dan aktivitas masyarakat. (Zuk)

