Piton 3,5 Meter Masuk Kandang Ayam Warga di Lingga, Damkar Lakukan Evakuasi Dramatis

Tampak petugas Damkar ketika melakukan evakuasi seekor ular piton berukuran besar yang masuk ke kandang ayam dan memangsa ternak milik warga, Kamis (23/7/2026). f-Ist
LINGGA, (kepriraya.com)– Warga Kampung Baru, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang masuk ke kandang ayam dan memangsa ternak milik warga, Kamis (23/7/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Batu Itam, RT 002/RW 003. Mengetahui ada ular berukuran besar berada di dalam kandang ayam, pemilik ternak segera melaporkan kejadian tersebut kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Lingga.
Menerima laporan dari masyarakat, petugas Damkar langsung bergerak cepat. Tim melakukan persiapan personel dan peralatan penyelamatan sebelum menuju lokasi kejadian untuk mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan ular tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan seekor ular piton dengan panjang diperkirakan mencapai 3,5 meter masih berada di area kandang ayam. Situasi sempat menarik perhatian warga sekitar yang berkumpul untuk menyaksikan proses evakuasi.
Dengan mengandalkan tiga stik penjepit ular dan tiga pasang sarung tangan khusus, petugas melakukan penanganan secara hati-hati. Setelah beberapa saat melakukan pengendalian, ular berhasil dilumpuhkan dan diamankan tanpa menimbulkan korban maupun cedera pada petugas.
Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kesiapsiagaan personel yang telah terlatih dalam menangani satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mengusir sendiri ular berukuran besar yang ditemukan di sekitar rumah maupun kebun.
“Apabila menemukan ular atau satwa liar lainnya, segera hubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan aman dan profesional. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” demikian imbauan petugas.
Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut kemudian dilepaskan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari kawasan permukiman warga guna mencegah kemunculan kembali di lingkungan masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada, terutama pada musim tertentu ketika satwa liar kerap keluar dari habitatnya untuk mencari makan. Kandang ternak yang berada dekat semak belukar atau area perkebunan juga disarankan diperiksa secara berkala guna menghindari gangguan satwa liar.
Respon cepat Damkar Kabupaten Lingga kembali menunjukkan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga memberikan layanan penyelamatan (rescue) bagi masyarakat, termasuk evakuasi satwa liar yang berpotensi mengancam keselamatan warga dan hewan ternak. (Zuk)

