Kabut Asap Selimuti Batam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Batam, Senin (14/9/2026) pagi
BATAM, (kepriraya.com)– Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Batam, Senin (14/9/2026) pagi. Kondisi tersebut seiring dengan menurunnya kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat.
Berdasarkan pemantauan platform kualitas udara IQAir sekitar pukul 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI US) Batam tercatat mencapai 178, yang masuk kategori “Tidak Sehat”.
Pantauan di lapangan menunjukkan atmosfer Batam tampak berkabut dengan kondisi udara yang terlihat keruh. Sejumlah gedung bertingkat di kawasan Batamcenter hingga kawasan pesisir terlihat samar akibat kabut yang membatasi jarak pandang.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena tingginya indeks kualitas udara menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi polutan di udara.
Pada peta pemantauan kualitas udara, sejumlah titik di Pulau Batam dan wilayah sekitarnya juga menunjukkan indeks yang relatif tinggi. Sistem pemantauan turut menampilkan indikator titik panas atau potensi kebakaran yang dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas udara.
Pergerakan angin di wilayah kepulauan juga dapat berpengaruh terhadap penyebaran dan pergerakan polutan dari satu kawasan ke kawasan lainnya.
Dengan kondisi kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi kabut asap masih terlihat pekat.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan disarankan lebih membatasi paparan udara luar dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diimbau terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan selama indeks pencemaran masih berada pada level tidak sehat. (r)

