STIE Pembangunan Tanjungpinang Rayakan Milad ke-24

TANJUNGPINANG(KR)- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang yang berlokasi di Jalan Raja. H. Fisabillillah, No. 34, merayakan milad ke-24 pada Rabu (23/2/2022).

Rangkaian kegiatan telah dilakukan
STIE Pembangunan Tanjungpinang sejak Januari sebelumnya seperti, turnamen futsal antar perguruan tinggi, turnamen sekolah menengah, lomba internal termasuk berbagai kegiatan sosial lainnya.

Puncak Milad ke-24 tahun ini berlangsung sederhana dan kekeluargaan. Dengan acara ini dapat mempersatukan kembali tujuan awal menjadi penyemangat pembangunan di Tanjungpinang kedepannya.

Potong nasi tumpeng milad STIE Pembangunan Tanjungpinang ke 24, Rabu (23/2/2022)

Charly Marlinda selaku Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang mengatakan, STIE menjadi lebih kontemplasi agar bisa lebih fokus dan saling menguatkan.

“Dengan usia 24 ibarat sudah cukup matang, kita dihimbau untuk terus seperti visi misi kita, namanya kita dalam perjalanan ya takutnya kita lupa dengan misi kita yang paling utama.” kata Charly

Charly menyebutkan, tema milad STIE Pembangunan Tanjungpinang ke-24 tahun ini yakni kekeluargaan dN tidak mengundang orang ramai mengingat kondisi sekarang masih Pandemi Covid-19
“Ya karna memang kita ingin lebih fokus pada keluarga inti, ada juga mahasiswa itupun perwakilan saja.” ujar Charly.
Lebih lanjut Charly berharap agar STIE menjadi kampus yang terdepan, dalam ilmu ekonomi tidak hanya pada akademiknya saja.
“Kita sangat berharap STIE menjadi kampus yang diperhitungkan dikanca nasional, dimana kita juga berada didaerah perbatasan pastinya untuk dikanca unternasional pun menjadi keharusan kita kedepannya.” imbuhnya.

Mengenai program S2 yang sudah lama direncanakan, Charly menjelaskan lagi STIE telah membuka program Pascasarjana.

“kita sudah prepare untuk menawarkan kepada masyarakat mengenai program S2 Manajemen yang InshaAllah tahun ini kita berkolaborasi dengan perguruan tinggi lain,”ujarnya.
Hal ini katanya, tentu tetap prepare untuk membuka program S2 yang mudah mudahan tidak hanya S2 tapi S3 juga akan kita buka supaya masyarakat tidak perlu susah-susah keluar yang biasanya ke negeri tetangga atau keluar daerah ke Pulau Jawa yang cukup mahal.
“Dalam kondisi pandemi ini ruang gerak kita terbatas, maka kita berpikir kita harus punya itu supaya SDM Kepri mudah akses pendidikannya dengan tuntas tidak menggantung.” ungkap Charly.

Diterangkannya, STIE memiliki target untuk tahun 2025 STIE ingin masuk dalam klaster 3 (menengah) dari peringkat perguruan tinggi di nasional.

“Untuk mencapai yang akan menjadi visi kita, itu bukan hanya sekedar mimpi karena kita sudah membuat strategi step by step salah satunya yang cukup besar investasi kita yaitu menyekolahkan dosen-dosen muda kita ada sekitar 14 untuk mengambil S3.” pungkasnya. (r)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *