Jefridin Ajak Para Imam Masjid Sukseskan Pembangunan Batam

BATAM (Kepriraya.com)-  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid membuka kegiatan Pelatihan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid/Mushola (IPIM) Kota Batam di Hotel Sahid Batam Center, Selasa (31/5).

Kepada peserta, Jefridin menyampaikan salam Walikota Batam Muhammad Rudi yang tidak berkesempatan hadir pada kegiatan ini karena mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dalam kunjungan penilaian Desa Wisata di Nongsa.

“Untuk itu, beliau memrintahkan saya mewakili beliau hadir di acara ini. Kami berharap, agar kegiatan ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya,” harap Jefridin.

Seperti biasa, Jefridin kerap menyampaikan berbagai kerja pembangunan di Batam.

Menurutnya, Walikota Batam Muhammad Rudi senantiasa komit terhadap pengembangan kota ini dari segala sektor.

“Bukan hanya bangunan fisik saja tapi pada bangunan keagamaan beliau sangat komit,” ucap Jefridin.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin saat membuka Pelatihan Ikatan Persatuan Imam Masjid dan Mushola (IPIM) Kota Batam di Hotel Sahid Batam Center, Selasa (31/5).

Tak ayal, organisasi keagamaan yang diperhatikan tidak hanya tertuju pada satu agama tertentu tapi sifatnya menyeluruh. Hal ini tentu sesuai dengan visi Batam yang Madani, Modern dan Sejahtera.

“Pak wali selaku umara telah mengakomodir semua ini dalam rangka bagaimana pembangunan di Kota Batam ini dapat terlaksana dengan baik,” kata dia.

Untuk itu, Jefridin mengajak semua pihak untuk tetap bergandengan tangan menyukseskan agenda pembangunan di Batam.

Menurutnya, kebersamaan adalah modal yang besar menuju Batam yang semakin maju ke depan.

“Kebersamaan membuat kita bersatu. Batam ini tanpa persatuan tak bisa bapak ibu sekalian, semisal Batam ini ribut dan tidak kondusif, investor tidak mau datang ke Batam. Kebersamaan mesti kita jaga,” ujar dia.

Seperti diketahui, beberapa tahun belakangan Covid-19 mendera dunia. Salah satu akibatnya yakni terganggunya ekonomi, tak terkecuali terjadi di Batam. Minimnya mobilitas membuat sumber pendapatan daerah, yakni pajak daerah dan retribusi daerah terganggu.

Namun berkat kolektivitas baik antar Forkompinda dan masyarakat, pandemi berangsur teratasi.

Hal membawa harapan baru ekonomi semakin bangkit lagi. Ia bersyukur, Batam kini sudah dalam zona hijau dan berharap selamanya hijau.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi Batam tinggi seperti tahun sebelumnya dan lebih meningkat lagi ke depannya. Kunjungan wisata naik dan pendapatan daerah juga naik, sehingga tujuan pembangunan kita dapat tercapai,” harap dia.(afr)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *