Pendapatan Makin Minim, Driver Taksi Online Batam Protes Tarif Dasar Rp14 Ribu.

BATAM (Kepriraya.com)- Ratusan driver online yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Kota Batam, Kepulauan Riau melayangkan protes atas tarif angkutan yang mereka dapat selama ini.

Aksi tersebut mereka sampaikan dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Graha Kepri, Kota Batam, Selasa (19/7).

Sekretaris ADO Batam, Gusril ditemui di lakasi unjuk rasa mengatakan pihaknya menuntut agar Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)  segera menetapkan tarif dasar minimum sebesar Rp24 ribu. 

“Tarif dasar minimum saat ini hanya Rp14 ribu, padahal sejak bulan Maret lalu sudah kami ajukan sebesar Rp24 ribu,” kata Gusril.

“Ini yang kita sesalkan, dimulai dari nol lagi, dibuat lagi timnya, dirumuskan, disurvei lagi,” tambah Gusril.

Dijelaskannya, pada bulan Maret 2022, tim perumus tarif dasar taksi online sudah ditetapkan oleh Dishub Kepri. Namun ternyata mekanisme penetapan tarif dasar minimum dimulai lagi dari awal. 

Gusril menyebut, sebelumnya mereka telah mendatangi Kantor Gubernur Kepri dengan tuntutan yang sama. Sayangnya kedatangan drver online itu tidak membuahkan hasil, karena SK penetapan tarif dasar minimum belum diteken. 

“Makanya kami hari ini kesini melakukan unjuk rasa dan aksi protes,” ucap dia. 

Ratusan driver online Kota Batam melakukan aksi protes ke Kantor Graha Kepri, Batam, Selasa (19/7).

Penasehat Aliansi Driver Online Batam, Wijaya menambahkan, bahwa saat ini para driver hanya mendapat Rp8.800 sedangkan aplikator mendapat Rp5.200 dari tarif dasar minimum sebesar Rp14 ribu. 

Tarif Rp8.800 ini dinilai terlalu rendah mengingat tidak ada lagi Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis premium. Sementara semua driver harus pertalite.

“Belum lagi biaya perawatan mobil kita seperti ban, oli, dan lainnya. Itupun bisa mengalami kenaikan harga, setelah perhitungan rumus sudah ditentukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepri,” tutup Wijaya.(afr)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *