BPJS Kesehatan Lingga Perkuat Kesiapsiagaan Pegawai, Hadirkan Damkar sebagai Narasumber Penanggulangan Kebakaran

BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga menggelar Sosialisasi Penanggulangan Darurat dan Evakuasi Bencana di Kantor BPJS Kesehatan Lingga.jumat, (12/12). f-Damkar lingga
LINGGA, (kepriraya.com)— Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan pelayanan publik, BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga menggelar Sosialisasi Penanggulangan Darurat dan Evakuasi Bencana di Kantor BPJS Kesehatan Lingga. Jum’at, (12/12), Kegiatan ini menghadirkan Firman, S.ST, Kepala Bidang Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Lingga, sebagai narasumber utama.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh Duta BPJS Kesehatan dan bertujuan memperkuat pemahaman mengenai mitigasi risiko serta tata cara penanganan keadaan darurat, terutama terkait potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja di ruang pelayanan.
Dalam penyampaiannya, Firman, S.ST menegaskan bahwa kantor layanan publik seperti BPJS Kesehatan memiliki potensi risiko kebakaran yang cukup tinggi, mengingat tingginya aktivitas harian, penggunaan perangkat elektronik, serta keluar masuknya masyarakat yang mengakses layanan.
“Kesiapsiagaan adalah kunci. Kebakaran bisa terjadi akibat hal kecil, tetapi dampaknya besar. Karena itu, seluruh pegawai harus tahu langkah cepat yang harus dilakukan, terutama saat melindungi diri sendiri, pengunjung, dan aset penting kantor,” jelas Firman.
Ia memaparkan materi tentang tahapan penanganan awal kebakaran, sistem pemutusan arus listrik yang aman, hingga prosedur evakuasi yang harus dilakukan secara teratur dan disiplin. Firman juga memberi penjelasan mendalam mengenai pengenalan jenis api, kategori kebakaran, dan pemilihan metode pemadaman yang tepat.
Bagian yang paling menarik bagi peserta adalah sesi pengenalan dan praktik penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Firman menekankan pentingnya memahami cara menggunakan APAR dengan benar, karena alat tersebut merupakan pertahanan pertama sebelum kobaran api membesar.
“APAR bukan sekadar pajangan. Ini alat penyelamat. Setiap pegawai harus bisa menggunakannya dengan cepat dan tepat, karena detik-detik awal kebakaran sangat menentukan,” tambahnya.
Selain materi teknis, Firman dan tim juga melakukan simulasi evakuasi yang melibatkan seluruh peserta. Tujuannya agar pegawai BPJS Kesehatan Lingga terbiasa bertindak tenang dan sistematis saat menghadapi keadaan darurat.
BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan kapasitas pegawai. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif, pegawai diharapkan mampu menjaga keamanan lingkungan kerja sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi komitmen bersama untuk membangun layanan publik yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga aman dan siap menghadapi risiko bencana. (Jki)

