Amsakar Achmad Kagumi Mushaf Alquran Kuno Saat Kunjungi Universitas Islam Madinah

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama istrinya, Erlita Sari, saat mengunjungi Universitas Islam Madinah (UIM), Selasa (2/6/2026). f-Ist
MADINAH, (kepriraya.com)– Di sela pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama istrinya, Erlita Sari, menyempatkan diri mengunjungi Universitas Islam Madinah (UIM), Selasa (2/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di Perpustakaan Pusat atau Maktaba Al-Markaziah, yang dikenal sebagai salah satu perpustakaan terbesar dan terlengkap di Kota Madinah. Momen itu juga dibagikan Amsakar melalui akun media sosial pribadinya.
Saat berada di perpustakaan, Amsakar dan Erlita menelusuri berbagai koleksi literatur Islam, mulai dari kitab-kitab klasik hingga naskah langka yang tersimpan di sana.
Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian mereka adalah Mushaf Alquran Utsmani yang diperkirakan telah berusia sekitar 1.400 tahun.
“Alhamdulillah berkesempatan mengunjungi Islamic University of Madinah dan melihat langsung koleksi di Perpustakaan Maktaba Al-Markaziah,” tulis Amsakar.
Menurutnya, melihat langsung mushaf kuno tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia mengaku terharu dan kagum saat mengetahui usia manuskrip Alquran yang telah melewati perjalanan sejarah lebih dari 14 abad.
Perpustakaan Pusat Universitas Islam Madinah sendiri merupakan salah satu pusat referensi penting di dunia Islam.
Didirikan bersamaan dengan berdirinya Universitas Islam Madinah pada 1381 Hijriah atau 1961 Masehi, perpustakaan ini terus berkembang dari koleksi awal sekitar 3.000 buku.
Berdasarkan data terbaru, perpustakaan tersebut kini menyimpan lebih dari 223 ribu judul buku, ribuan manuskrip asli dan salinan, koleksi buku langka, serta berbagai publikasi ilmiah lainnya.
Selain menjadi pusat studi dan penelitian Islam, Universitas Islam Madinah juga dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka yang memiliki fakultas-fakultas unggulan, seperti Fakultas Alquran, Hadits dan Studi Islam, Syariah, Ushuluddin, serta Bahasa Arab.
Kunjungan Amsakar ke kampus tersebut menjadi bagian dari pengalaman spiritual dan intelektual selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. (*)

