BATAMBREAKING NEWSPOLITIK

Diresmikan Amsakar, Lapangan Olahraga Engku Putri Siap Guncang Asia dengan Event Basket Dunia

Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, meresmikan sekaligus serah terima Lapangan Olahraga Dataran Engku Putri, Batamcenter, Kamis (25/6/2026).

BATAM, (kepriraya.com)- Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, meresmikan sekaligus serah terima Lapangan Olahraga Dataran Engku Putri, Batamcenter, yang direvitalisasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Wasco Engineering Indonesia, bersama sejumlah perusahaan mitra, Kamis (25/6/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Amsakar, didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, perwakilan manajemen PT Wasco Engineering Indonesia, serta pimpinan perusahaan mitra di Lapangan Basket Dataran Engku Putri.

Peresmian tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan fasilitas publik di Kota Batam.

Perusahaan yang terlibat dalam revitalisasi tersebut antara lain PT Schneider Electric France, PT Jotun Indonesia, PT Eka Vita, dan PT Batam Cyclet.

Revitalisasi Lapangan Basket Dataran Engku Putri ini, akan semakin strategis, karena kawasan tersebut akan menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi bola basket internasional antar-generasi muda pada akhir Juli 2026. Ajang bertaraf internasional itu direncanakan diikuti peserta dari 37 negara.

Amsakar menilai fasilitas yang telah dibangun melalui kolaborasi PT Wasco Engineering Indonesia dan para mitranya menjadi modal penting dalam menyukseskan event tersebut.

“Infrastruktur yang disiapkan hari ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk menyambut event internasional pada Juli mendatang. Terima kasih atas kolaborasi dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga semakin banyak perusahaan yang tergerak untuk ikut berkontribusi membangun Kota Batam melalui program CSR,” jelasnya.

𝗕𝘂𝗸𝘁𝗶 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵-𝗦𝘄𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗕𝗶𝗸𝗶𝗻 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗠𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗱𝘂𝗻𝗶𝗮
Tak lupa, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada PT Wasco Engineering Indonesia dan seluruh perusahaan yang telah berkontribusi melalui program CSR, tersebut.

Menurutnya, percepatan pembangunan Kota Batam membutuhkan dukungan berbagai pihak karena tidak dapat sepenuhnya mengandalkan anggaran pemerintah.

“Saat ini APBD Pemko Batam berada di kisaran Rp4,5 triliun, sedangkan PNBP BP Batam sekitar Rp2,4 triliun. Anggaran tersebut tentu memiliki keterbatasan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan dan ekspektasi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong agar instrumen CSR dari dunia usaha dapat berjalan optimal sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui program CSR, semakin cepat pula kebutuhan infrastruktur publik dapat terpenuhi.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura, dan Malaysia, serta berada di jalur perdagangan internasional, Batam, dituntut memiliki infrastruktur yang memadai dan wajah kota yang representatif.

“Jangan sampai ketika wisatawan atau investor datang ke Batam, mereka melihat ketimpangan yang mencolok. Kita harus menunjukkan bahwa Batam adalah kota yang terurus, maju, dan siap bersaing. Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan nyata yang diberikan hari ini,” katanya. (*)


0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *