BINTANBREAKING NEWS

Syi’ar Muharram Masjid Aswaja Gaungkan Gerakan Memakmurkan Masjid dan Pembinaan Generasi Muda

Perhelatan Syi’ar Muharram Masjid Aswaja 1448 Hijriah yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid dan Mushalla Indonesia (Fahmi Tamami) Aswaja Kota Tanjungpinang di Pelataran Masjid Nurul Iman, Sungai Carang, Sabtu (11/7/2026). f-Ist


TANJUNGPINANG – Semangat memakmurkan masjid dan memperkuat ukhuwah Islamiyah menggema dalam perhelatan Syi’ar Muharram Masjid Aswaja 1448 Hijriah yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid dan Mushalla Indonesia (Fahmi Tamami) Aswaja Kota Tanjungpinang di Pelataran Masjid Nurul Iman, Sungai Carang, Sabtu (11/7/2026).


Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari itu menjadi ajang syiar Islam sekaligus wadah pembinaan generasi muda melalui berbagai perlombaan keagamaan, penampilan seni Islami, dan tabligh akbar yang dihadiri ratusan jamaah.


Acara diawali dengan penampilan marawis remaja masjid yang menyambut para tamu undangan, disusul lantunan shalawat dari Majelis Taklim Al Iltizam, peraih Juara I Lomba Hadroh, yang menambah semarak suasana.


Sejak pagi, peserta dari berbagai masjid dan mushalla di Kota Tanjungpinang mengikuti lomba hadroh antar majelis taklim, lomba azan Subuh dan iqamah, serta lomba bilal Jumat. Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembinaan agar generasi muda semakin dekat dengan masjid.


Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang hadir pada tabligh akbar memberikan apresiasi kepada Fahmi Tamami Aswaja atas komitmennya dalam menghadirkan kegiatan yang memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Fahmi Tamami beserta seluruh panitia yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan Syi’ar Muharram ini,” ujar Lis.


Menurutnya, Tahun Baru Islam harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Momentum Muharram menjadi sarana memperkuat dakwah, pendidikan umat, ukhuwah Islamiyah, sekaligus membentuk karakter generasi muda.


“Masjid harus menjadi pusat pembinaan karakter, akhlak, ilmu pengetahuan, dan persatuan umat,” tegasnya.


Puncak kegiatan diisi tabligh akbar yang menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Dr. H. Erizal, M.H. Dalam tausiyahnya, ia mengajak umat Islam untuk terus memakmurkan masjid, mempererat persaudaraan, serta menjaga amaliah Ahlussunnah wal Jamaah sebagai warisan ulama.


Sementara itu, Ketua Fahmi Tamami Aswaja Kota Tanjungpinang, Mhd. Munirul Ikhwan, M.Ag., mengatakan Syi’ar Muharram merupakan bagian dari gerakan menghidupkan fungsi masjid melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.


“Kami ingin menanamkan kecintaan kepada masjid sejak usia dini. Karena itu, perlombaan hadroh, azan, iqamah, dan bilal Jumat bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi media dakwah dan pendidikan agar anak-anak dan generasi muda terbiasa hadir, belajar, dan beraktivitas di masjid,” katanya.


Ia menegaskan, masjid harus kembali menjadi pusat pembinaan umat sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, persatuan, dan pembangunan karakter masyarakat.


“Kami berharap Syi’ar Muharram tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk menghidupkan masjid. Masjid harus kembali menjadi pusat peradaban umat, tempat lahirnya generasi yang cinta agama, berakhlak mulia, memiliki semangat persatuan, serta mampu menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat,” ujarnya.


Munirul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan, di antaranya BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, BAZNAS Kota Tanjungpinang, Raja Kavling, Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Iman, Majelis Taklim Masjid Nurul Iman, panitia, serta masyarakat.


Rangkaian Syi’ar Muharram Masjid Aswaja 1448 Hijriah ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka sekaligus meneguhkan semangat menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi Islam yang berakhlak mulia. (Mnr)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *