Amsakar Genjot Pemberdayaan Warga Sungai Beduk, Fokus Perkuat Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad saat membuka Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan se-Kecamatan Sungai Beduk di halaman Kantor Camat Sungai Beduk, Jumat (24/7/2026).
BATAM, (kepriraya.com) – Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Fokus pembangunan tidak hanya diarahkan pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad saat membuka Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan se-Kecamatan Sungai Beduk di halaman Kantor Camat Sungai Beduk, Jumat (24/7/2026).
Sebanyak 155 peserta dari empat kelurahan mengikuti pelatihan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Peserta dari Kelurahan Tanjung Piayu mendapat pelatihan peningkatan kesadaran keluarga dalam mewujudkan rumah sehat dan layak huni. Sementara warga Mangsang dan Muka Kuning memperoleh pembekalan mengenai rumah sehat serta peningkatan kesadaran hukum. Adapun peserta dari Kelurahan Duriangkang mengikuti pelatihan tata rias sebagai bekal membuka peluang usaha.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kota Batam Hj. Erlita Sari Amsakar, Kepala Dinas Sosial Kota Batam Zulkifli Aman, Camat Sungai Beduk Rifandi Malik, jajaran Forkopimcam, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan sejati bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan.
“Pemberdayaan itu penekanannya pada peningkatan kapasitas. Dari yang sebelumnya pendapatannya kecil, kita buka ruang agar meningkat. UMKM yang masih terbatas kita dorong supaya berkembang. Begitu juga di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Amsakar, visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program pro-rakyat, seperti pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru, bantuan sosial bagi lanjut usia, beasiswa pendidikan, hingga perluasan jaminan kesehatan masyarakat.
Ia mengungkapkan, tahun ini 34 pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama, di antaranya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Politeknik Negeri Batam.
Sementara itu, cakupan perlindungan kesehatan masyarakat Kota Batam kini telah mencapai hampir 98 persen, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.
Amsakar juga mengajak seluruh orang tua untuk tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka setinggi mungkin. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik yang mampu mengubah masa depan keluarga sekaligus meningkatkan daya saing Kota Batam.
“Jangan ragu dan jangan cemas menyekolahkan anak. Kalau ingin melihat Batam semakin hebat, tingkatkan daya saing anak-anak kita mulai sekarang. Pendidikan adalah jawabannya,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat Sungai Beduk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menghilangkan sikap saling curiga agar pembangunan Kota Batam dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kota Batam berharap lahir masyarakat yang lebih mandiri, produktif, sehat, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (Afr)

