FKIP UMRAH Kenalkan Prodi Sejarah ke Siswa SMAN 1 Teluk Bintan, Peluang Karier Terbuka Lebar

Koordinator Program Studi (Prodi) Sejarah FKIP UMRAH, Robby Patria,
BINTAN, (kepriraya.com) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) terus memperkenalkan program studi kepada generasi muda di Kepulauan Riau.
Kali ini, tim peneliti hibah internal FKIP UMRAH menyambangi SMAN 1 Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kamis (13/8/2026).
Di sela kegiatan penelitian, Koordinator Program Studi (Prodi) Sejarah FKIP UMRAH, Robby Patria, menyempatkan diri memperkenalkan Prodi Sejarah kepada siswa kelas XI. Para siswa diajak melihat lebih jauh peluang pendidikan dan karier yang dapat ditempuh setelah memilih bidang ilmu sejarah.
Robby menjelaskan, Prodi Sejarah UMRAH memiliki prospek karier yang cukup luas.
Lulusan tidak hanya memiliki peluang menjadi guru atau dosen sejarah, tetapi juga dapat berkarier di museum, dunia jurnalistik hingga instansi pemerintahan.
“Jika ingin jadi guru sejarah, jadi dosen sejarah, kerja di museum, maupun jadi wartawan hingga kerja di pemerintahan, bisa kuliah di Prodi Sejarah UMRAH,” ujar Robby di hadapan para siswa.
Menurutnya, ilmu sejarah memiliki cakupan yang luas dan relevan dengan berbagai bidang pekerjaan. Mahasiswa tidak hanya mempelajari sejarah dunia, tetapi juga mendalami sejarah Kepulauan Riau serta berbagai peristiwa dan warisan budaya yang ada di daerah.
Proses pembelajaran di Prodi Sejarah UMRAH juga dirancang agar mahasiswa tidak sekadar menghafal peristiwa dan tahun, melainkan memahami makna, konteks serta nilai yang terkandung dalam perjalanan sejarah.
Kepala SMAN 1 Teluk Bintan, Iman Sabarullah, M.Pd., menyambut baik kunjungan tim FKIP UMRAH tersebut. Ia menyebut hubungan antara sekolah dengan UMRAH selama ini telah berjalan dengan baik.
Menurut Iman, cukup banyak alumni SMAN 1 Teluk Bintan yang melanjutkan pendidikan tinggi di UMRAH. Bahkan, sejumlah guru di sekolah tersebut juga menempuh pendidikan magister (S2) di kampus negeri tersebut.
“Semoga kerja sama ini terus terjalin dengan UMRAH,” kata Iman.
Selain memperkenalkan Prodi Sejarah, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan penelitian hibah internal FKIP UMRAH. Ketua Tim Penelitian Hibah Internal, Dr. Zaitun, turut menyampaikan materi mengenai Air Dohot, salah satu bagian dari kekayaan kuliner dan budaya Melayu Kepulauan Riau.
Zaitun menjelaskan, Air Dohot pada masa lalu merupakan minuman yang disajikan bagi para tamu di lingkungan istana raja. Seiring perkembangan zaman, minuman tersebut kini semakin dikenal dan dapat dinikmati masyarakat luas.
“Sekarang kita bisa menikmati kapan saja karena Air Dohot sudah banyak diproduksi di Tanjungpinang,” ujar Zaitun.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Dr. Mulia Wiwin, Dr. Dody Irawan, Maulida, Dr. Tety Kurmalasari, serta Musliha, M.Pd.
Kunjungan FKIP UMRAH ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik dan penelitian, tetapi juga membuka wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan tinggi serta beragam peluang karier yang dapat mereka raih setelah lulus SMA.
Dengan pengenalan langsung kepada siswa, Prodi Sejarah UMRAH ingin menunjukkan bahwa belajar sejarah bukan sekadar memahami masa lalu, tetapi juga dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan di berbagai bidang. (Rby)

