BTN Jajaki Kerja Sama Perumahan ASN hingga Digitalisasi dengan Pemprov Kepri

Kepri Ansar Ahmad menerima audiensi jajaran BTN di Tanjungpinang, Kamis (1/10/2026). f-Ist
TANJUNGPINANG (Kepriraya.com) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Bank Tabungan Negara (BTN) menjajaki sejumlah peluang kerja sama, mulai dari penyediaan perumahan bagi aparatur sipil negara (ASN), penguatan digitalisasi daerah, hingga kolaborasi mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pembahasan itu berlangsung saat Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima audiensi jajaran BTN di Tanjungpinang, Kamis (1/10/2026).
Jajaran BTN dipimpin Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh, didampingi Regional Head Vidy Aryo Fajar, Branch Manager Toto Juniarto, Deputy Business Skendra Putra, serta Funding and Transaction Manager Ines.
Gubernur Ansar menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah dengan sektor perbankan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Salah satu yang menjadi pembahasan adalah peluang penyediaan hunian bagi ASN. Ansar mengatakan, kerja sama tersebut dapat didalami untuk menghadirkan skema pembiayaan yang memudahkan ASN memperoleh rumah yang layak dan terjangkau.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tentu terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya bagaimana kita dapat menghadirkan kemudahan bagi ASN untuk memiliki hunian yang layak melalui skema yang sesuai dan terjangkau,” ujar Ansar.
Selain perumahan, Pemprov Kepri dan BTN membahas penguatan digitalisasi daerah. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pelayanan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Digitalisasi bukan hanya mengenai penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu memberikan kemudahan, mempercepat pelayanan, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pembahasan lainnya menyangkut peluang kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Kepri. Ansar berharap kerja sama dengan BTN nantinya dapat diarahkan pada sektor-sektor produktif sehingga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ansar, posisi strategis Kepri sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara menjadi peluang yang perlu didukung melalui sinergi berbagai pihak.
“Prinsipnya, setiap kerja sama harus memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat. Kita ingin kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk membahas lebih lanjut bentuk dan skema kerja sama antara Pemprov Kepri dan BTN. Pembahasan teknis selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah serta ketentuan yang berlaku.
Ansar berharap komunikasi dan koordinasi kedua pihak terus diperkuat sehingga peluang kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret bagi pembangunan dan masyarakat Kepulauan Riau. (*)

