Lis Darmansyah Dorong Pemuda Tanjungpinang Tak Sekadar Seremonial, Harus Hadirkan Aksi Nyata

Lis saat menerima audiensi dan silaturahmi Ketua beserta pengurus Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (21/9/2026). f-Diskominfo
TANJUNGPINANG (Kepriraya) – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., mendorong generasi muda di Kota Tanjungpinang untuk tidak terjebak pada kegiatan yang hanya bersifat rutinitas dan seremonial.
Menurut Lis, organisasi maupun komunitas kepemudaan harus mampu melahirkan inovasi, gagasan serta aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Lis saat menerima audiensi dan silaturahmi Ketua beserta pengurus Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (21/9/2026).
Pertemuan itu menjadi ruang bagi pengurus Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang untuk menyampaikan gagasan sekaligus harapan terkait pengembangan kepemudaan di daerah.
Lis mengatakan, generasi muda memiliki potensi besar yang dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang menyusun program yang memiliki dampak nyata dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Saya berharap komunitas Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang ini dapat bersatu, menjaga budaya Melayu, menjaga kondusivitas daerah, serta dapat menggerakkan ekonomi kreatif di Provinsi Kepri, khususnya Kota Tanjungpinang,” ujar Lis.
Ia menilai pemuda perlu memiliki arah yang jelas dalam melihat perkembangan dan kemajuan generasi muda di Provinsi Kepulauan Riau. Dengan arah tersebut, potensi, kreativitas dan energi pemuda dapat diarahkan untuk menghasilkan program yang produktif.
Lis juga mendorong penguatan wawasan kebangsaan menjadi salah satu program konkret yang dapat dikembangkan oleh organisasi kepemudaan.
“Pemuda Kepri harus memiliki program dengan wawasan yang lebih luas. Penguatan wawasan kebangsaan dapat diarahkan menjadi salah satu program konkret bagi pemuda. Perluas wawasan kebangsaan generasi muda,” katanya.
Selain wawasan kebangsaan, Lis menekankan pentingnya pelestarian budaya Melayu dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai bagian dari kontribusi pemuda terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap keberadaan Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menghadirkan perubahan melalui inovasi dan aksi nyata.
Sementara itu, Ketua Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang, Muhammad Khairil Ramadhan, mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan gagasan dan harapan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang.
“Harapan kami dengan pertemuan ini, kami bisa mendapatkan arahan dan dukungan dari Wali Kota Tanjungpinang sebagai orang tua kami. Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang dapat menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya dalam mendorong berbagai program dan kegiatan kepemudaan serta bisa berkolaborasi sesuai arahan dan kebutuhan pemerintah daerah,” ungkap Khairil.
Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi antara Rembuk Pemuda Kepri Tanjungpinang dengan Pemko Tanjungpinang dalam mendorong program kepemudaan yang berorientasi pada wawasan kebangsaan, pelestarian budaya Melayu, penguatan ekonomi kreatif, serta inovasi yang berdampak bagi masyarakat. (as)

