Bazar Imlek Kuda Api Jadi Motor UMKM Lokal di Tanjungpinang

Tampak Bazar Imlek atau Pasar Malam yang digelar di kawasan Jalan Merdeka–Teuku Umar mulai 16 Januari hingga 17 Februari 2026, F-ist
TANJUNGPINANG,(kepriraya.com) – Perayaan Imlek Kuda Api 2557/2026 di Kota Tanjungpinang tidak hanya menghadirkan kemeriahan budaya, tetapi juga menjadi penggerak nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui Bazar Imlek atau Pasar Malam yang digelar di kawasan Jalan Merdeka–Teuku Umar mulai 16 Januari hingga 17 Februari 2026, ratusan UMKM lokal mendapat ruang promosi dan transaksi langsung dengan masyarakat.
Ketua Panitia Bazaar Imlek, Alay Immanuel, mengatakan bahwa bazar ini dirancang sebagai etalase besar UMKM Tanjungpinang dan sekitarnya. Sekitar 500 stan disiapkan untuk menampung pelaku usaha kuliner, minuman, kerajinan, hingga pernak-pernik khas Imlek.
“Bazar ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang ekonomi bagi UMKM. Kami ingin pelaku usaha lokal benar-benar merasakan dampak dari event besar ini,” ujar Alay.
Pelaku UMKM yang dilibatkan sebagian besar merupakan pedagang yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Jalan Merdeka dan sekitarnya, ditambah pelaku usaha lainnya dari berbagai wilayah di Tanjungpinang dan Bintan.
Selama sebulan penuh, kawasan Kota Tua diproyeksikan menjadi pusat keramaian yang mendongkrak omzet pedagang.
Ketua Panitia Perayaan Imlek 2557/2026 PSMTI Tanjungpinang–Bintan, Rudy Santoso, menilai keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan dalam perayaan Imlek.
“Ekonomi rakyat harus ikut tumbuh. Dengan melibatkan UMKM, perayaan Imlek ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Rudy.
Selain bazar, rangkaian pertunjukan budaya dan hiburan yang digelar setiap hari diperkirakan akan menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan, sehingga menciptakan efek ganda bagi perputaran ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha jasa di sekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang, sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis event.
Melalui Bazar Imlek Kuda Api 2557/2026, UMKM diharapkan tidak hanya memperoleh peningkatan pendapatan jangka pendek, tetapi juga memperluas jejaring, promosi, dan daya saing usaha ke depan. (Zuk)

