Batam Pertahankan Mahkota Juara Umum MTQ XII Kepri, Amsakar: Perjuangan Berakhir Indah

Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Kamis (9/7/2026) malam.
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com)– Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Kafilah Batam sukses mempertahankan gelar juara umum setelah mengumpulkan 347 poin, unggul jauh dari seluruh peserta kabupaten/kota lainnya.
Kepastian tersebut diumumkan Ketua Dewan Hakim, Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al Munawar, saat penutupan MTQ XII Kepri di Astaka Utama, Taman Gurindam 12, Tepi Laut, Tanjungpinang, Kamis (9/7/2026) malam.
Suasana haru langsung pecah di barisan Kafilah Kota Batam. Sorak gembira dan takbir menggema ketika nama Batam diumumkan sebagai juara umum untuk kembali membawa pulang piala bergilir.
Posisi runner-up ditempati Kota Tanjungpinang dengan 141 poin, disusul Kabupaten Karimun di peringkat ketiga dengan 133 poin. Kabupaten Lingga dan Natuna sama-sama mengoleksi 111 poin, sedangkan Kabupaten Bintan dan Kepulauan Anambas masing-masing meraih 98 poin.
Sebagai simbol kemenangan, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyerahkan langsung piala bergilir kepada Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad.
Usai menerima piala, Amsakar tampak menghampiri satu per satu anggota kafilah. Ia menyalami, memeluk, dan berfoto bersama para peserta sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka selama mengikuti perlombaan.
Momen penuh kebanggaan itu turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam yang juga Ketua LPTQ Batam Firmansyah, serta Ketua Kafilah Batam Yusfa Hendri.
Amsakar mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Batam mempertahankan gelar juara umum. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta dukungan masyarakat Batam.
“Alhamdulillah, perjuangan ini berakhir indah. Terima kasih kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina, LPTQ, dan masyarakat Batam yang terus memberikan doa dan dukungan. Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Kota Batam,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para qari dan qariah Batam untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat nasional.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum semakin mengukuhkan Batam sebagai salah satu daerah dengan pembinaan Al-Qur’an terbaik di Provinsi Kepulauan Riau. Prestasi ini juga menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam membina generasi Qurani melalui program-program LPTQ yang berkelanjutan.
Bagi Amsakar dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, kemenangan ini sejalan dengan visi menjadikan Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang tidak hanya unggul dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga kuat dalam pembinaan nilai-nilai keagamaan dan karakter masyarakat.
Dengan trofi juara umum kembali berada di tangan Batam, kafilah kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya, yakni membawa nama Kepulauan Riau bersaing di ajang MTQ tingkat nasional. (Mnr)

