BATAMBREAKING NEWSOLAHRAGA

Agustus 2026, Kepri Siapkan Deretan Event Wisata untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan berbagai agenda pariwisata sepanjang Agustus 2026 sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui sektor budaya, olahraga, ekonomi kreatif, dan investasi.
Salah satu agenda berskala internasional yang akan digelar adalah 24th Indonesia Tourism & Trade Investment Expo (ITTIE) pada 27–30 Agustus 2026 di Mega Mall Batam. Pameran tersebut akan mempertemukan pelaku usaha, investor, dan industri pariwisata untuk mempromosikan peluang investasi, produk unggulan daerah, ekonomi kreatif, serta sektor perdagangan.
Sementara itu, Kabupaten Karimun akan menghadirkan Karimun Taja Tari pada 28–29 Agustus 2026 di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun. Event ini akan menyuguhkan pertunjukan tari tradisional, bazar budaya, serta beragam atraksi yang mengangkat kekayaan seni dan budaya Melayu sebagai daya tarik wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengatakan kalender event Agustus 2026 disusun sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pariwisata sepanjang tahun melalui kolaborasi lintas daerah dan berbagai sektor.
“Kalender event Agustus 2026 kami susun agar setiap daerah memiliki momentum untuk menampilkan potensi terbaiknya. Kegiatan budaya, olahraga, ekonomi kreatif, dan pameran diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, serta memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal dan masyarakat,” ujar Hasan.
Menurut Hasan, beragam agenda tersebut juga menjadi bagian dari penguatan citra Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lengkap, mulai dari wisata budaya, sport tourism, hiburan, hingga ekonomi kreatif.
“Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, komunitas, pelaku usaha, dan industri pariwisata agar setiap kegiatan memberikan dampak nyata terhadap pergerakan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Hasan. (BPras)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *