610 PNS Pemprov Kepri Terima Satyalancana Karya Satya, Ansar Minta Jadi Teladan ASN Muda

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam acara menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2026. yang berlangsung di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (14/8/2026).
TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) — Sebanyak 610 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2026.
Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam acara yang berlangsung di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (14/8/2026).
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya menjadi bentuk apresiasi negara atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan para PNS selama menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Dari 610 penerima penghargaan, sebanyak 38 PNS menerima Satyalancana Karya Satya masa bakti 30 tahun, 140 PNS masa bakti 20 tahun, dan 432 PNS masa bakti 10 tahun.
Gubernur Ansar mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi menjadi gambaran perjalanan panjang dan rekam jejak pengabdian para aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Penghargaan ini bukan sekadar lambang kehormatan, melainkan simbol rekam jejak dedikasi tanpa celah, di mana saudara sekalian telah menunjukkan loyalitas kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta bangsa dan negara,” ujar Ansar.
Menurutnya, pengabdian ASN di Kepulauan Riau memiliki tantangan tersendiri. Kondisi geografis Kepri yang didominasi wilayah laut, termasuk keberadaan pulau-pulau terluar dan kawasan perbatasan, membutuhkan aparatur yang memiliki komitmen serta mental pantang menyerah.
“ASN memegang peran yang sangat krusial dalam memastikan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Khususnya di pulau-pulau terluar, setiap dedikasi yang diberikan oleh 12.490 ASN di lingkungan Pemprov Kepri akan berdampak langsung pada ketahanan nasional dan citra bangsa di mata dunia internasional,” katanya.
Ansar menegaskan, pelayanan pemerintah harus dapat dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Untuk itu, dibutuhkan ketulusan dan konsistensi ASN dalam melaksanakan tugas, termasuk ketika harus memberikan pelayanan di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas.
Kinerja ASN Berkontribusi pada Kemajuan Kepri
Dalam kesempatan tersebut, Ansar juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Provinsi Kepulauan Riau yang menurutnya tidak terlepas dari kontribusi aparatur pemerintahan.
Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri pada 2025 mencapai 80,53 poin. Angka tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di luar Pulau Jawa dan berada di posisi ketiga secara nasional setelah Daerah Khusus Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, Indeks Profesionalitas ASN Kepri pada 2025 mencapai 83,40, meningkat 1,03 poin dibandingkan 2024 yang berada di angka 82,37.
“Selama dua tahun berturut-turut, Provinsi Kepri masuk dalam kategori tinggi,” ujar Ansar.
Atas berbagai capaian tersebut, Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah mencurahkan tenaga, pemikiran, dan pengabdian dalam mendukung pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau beserta seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian, keringat, dan pemikiran yang telah Bapak dan Ibu curahkan selama bertahun-tahun,” katanya.
Diminta Jadi Role Model ASN Muda
Gubernur Ansar berharap penghargaan Satyalancana Karya Satya tidak berhenti sebagai bentuk penghormatan atas masa pengabdian yang telah dilalui. Ia meminta para penerima menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan semangat dan kualitas pengabdian.
Para penerima penghargaan juga didorong menjadi contoh bagi generasi muda aparatur dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan memiliki daya saing.
“Jadilah role model atau teladan bagi rekan-rekan ASN muda lainnya di lingkungan Pemprov Kepri dalam mewujudkan birokrasi Provinsi Kepulauan Riau yang semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing demi terwujudnya Kepri yang maju, makmur, dan merata,” tegasnya.
Ansar kemudian mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Satyalancana Karya Satya Tahun 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi energi baru untuk melanjutkan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan Provinsi Kepulauan Riau.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kepri periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Danrem 033/Wira Pratama Bambang Herqutanto, Danlantamal IV Agus Rohimat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepri Rosliani, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, pejabat fungsional utama di lingkungan Pemprov Kepri, Tim Khusus Gubernur, serta seluruh penerima Satyalancana Karya Satya. (*/Zuk)

