Li Claudia Dorong Penghijauan Tebing di Batam, Cegah Erosi dan Longsor

Li Claudia saat meninjau pengerjaan stabilisasi tanah di kawasan Mukakuning, Jumat (16/10/2026). f-Ist
BATAM (Kepriraya.com) – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bertekad mendorong penataan dan penghijauan tebing di seluruh wilayah Kota Batam secara bertahap. Upaya ini dilakukan untuk memperindah lingkungan sekaligus mengurangi risiko erosi dan longsor.
Komitmen tersebut ditunjukkan Li Claudia saat meninjau pengerjaan stabilisasi tanah di kawasan Mukakuning, Jumat (16/10/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan penanganan lereng yang terdampak proyek pelebaran jalan berjalan optimal.
Dalam penanganan tersebut, teknologi geomat digunakan sebagai salah satu metode untuk mengendalikan erosi dan mendukung pertumbuhan vegetasi di kawasan lereng.
Geomat merupakan material berbentuk jaring atau matras tiga dimensi yang dipasang untuk membantu menahan lapisan tanah permukaan. Material ini juga mendukung pertumbuhan akar tanaman sehingga dapat memperkuat struktur tanah dan mengurangi potensi pengikisan.
Li Claudia menegaskan, pembangunan infrastruktur di Batam harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi keselamatan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tidak semata-mata mengejar kemajuan fisik, tetapi juga harus memperhatikan keindahan kota serta kenyamanan warga.
“Kami ingin pembangunan infrastruktur di Kota Batam tidak hanya berorientasi pada kemajuan, tetapi juga tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Melalui penataan dan penghijauan tebing secara bertahap, Pemerintah Kota Batam berharap kawasan lereng yang terdampak pembangunan dapat menjadi lebih tertata, hijau, dan aman.
Langkah tersebut juga diharapkan mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih asri sekaligus meminimalkan risiko erosi dan longsor di kawasan rawan. (Ski)

