BATAMBREAKING NEWS

Jefridin Buka JOTA-JOTI 2026, Pramuka Batam Didorong Kuasai Teknologi dan Perluas Persahabatan Global

Jamboree On The Air (JOTA) ke-89 dan Jamboree On The Internet (JOTI) ke-47 Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Sekolah Yos Sudarso, Batamcenter, Jumat (16/10/2026) pagi.

BATAM (Kepriraya.com) – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batam, H. Jefridin, mendorong generasi muda Pramuka agar semakin cakap digital, bijak menggunakan teknologi, dan mampu membangun jejaring persahabatan hingga tingkat internasional.

Pesan tersebut disampaikan Jefridin saat membuka Jamboree On The Air (JOTA) ke-89 dan Jamboree On The Internet (JOTI) ke-47 Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Sekolah Yos Sudarso, Batamcenter, Jumat (16/10/2026) pagi.

Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Kota Batam untuk mengembangkan keterampilan komunikasi melalui radio amatir dan internet, sekaligus memperluas wawasan serta persaudaraan dengan anggota kepanduan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Dalam arahannya, Jefridin menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan menggunakannya secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, penguasaan perangkat digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan generasi muda untuk menghadapi tantangan zaman. Namun, kecakapan teknologi juga harus disertai etika dan karakter yang kuat.

“Perangkat digital bukan lagi hal asing. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut secara positif, produktif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Jefridin mengingatkan peserta agar menjadikan nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma sebagai pedoman dalam berkomunikasi, termasuk ketika berinteraksi dengan pengguna radio dan internet dari berbagai latar belakang budaya.

Ia juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, keterlibatan Pramuka dalam kegiatan berbasis teknologi tidak boleh mengurangi kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Selain itu, peserta diminta memanfaatkan pendampingan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Batam untuk memperdalam pengetahuan teknis mengenai komunikasi radio amatir.

Melalui pendampingan tersebut, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya mengenal teknologi komunikasi, tetapi juga memahami penggunaannya secara tepat dan bertanggung jawab.

Jefridin berharap JOTA-JOTI 2026 menjadi momentum bagi Pramuka Batam untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan semangat kolaborasi di tengah perkembangan dunia digital.

“Selamat mengudara, selamat berselancar di dunia digital, dan selamat membangun persahabatan global,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pramuka Batam diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai kepramukaan yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, persaudaraan, dan pengabdian kepada masyarakat.

(ski)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *