BREAKING NEWSLINGGA

Festival Hari Santri 2026 Ponpes Darul Iman Resmi Dibuka, Kepala KUA Singkep Ungkap Tiga Kunci Sukses Santri

Kepala KUA Kecamatan Singkep, Muhammad Latif, secara resmi membuka festival. Rabu (21/10/2026). F-ist

LINGGA, (Kepriraya.com) — Festival Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Darul Iman, Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, resmi dibuka pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional sekaligus wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan diri.

Pembukaan festival dihadiri oleh Ketua Yayasan Al Iman Ilassalam, pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Singkep, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkep, serta para asatidz dan santri Pondok Pesantren Darul Iman.

Kepala KUA Kecamatan Singkep, Muhammad Latif, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri, khususnya santri Pondok Pesantren Darul Iman. Ia berharap momentum peringatan Hari Santri dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, berprestasi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Dalam sambutannya, Muhammad Latif menekankan bahwa kesuksesan hidup, baik di dunia maupun di akhirat, membutuhkan tiga kemampuan utama, yakni kemampuan religi, akademik, dan berorganisasi.

“Untuk menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat, kita harus memiliki tiga kemampuan, yaitu kemampuan religi, kemampuan akademik, dan kemampuan berorganisasi,” ujar Muhammad Latif.

Menurutnya, ketiga kemampuan tersebut saling melengkapi dan menjadi bekal penting bagi santri dalam menjalani kehidupan. Kemampuan religi membentuk keimanan dan akhlak mulia, kemampuan akademik memperluas wawasan serta pengetahuan, sedangkan kemampuan berorganisasi melatih kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Ia menjelaskan bahwa lingkungan pesantren merupakan tempat yang tepat untuk mengembangkan ketiga kemampuan tersebut. Selain memperoleh pendidikan agama, para santri juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan umum serta mengasah keterampilan melalui berbagai kegiatan dan organisasi.

Muhammad Latif optimistis bahwa pendidikan dan pembinaan yang dijalani di Pondok Pesantren Darul Iman dapat melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Festival Hari Santri Nasional 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, serta mendorong santri agar terus mengembangkan bakat dan kreativitas.

Melalui momentum Hari Santri, para santri diharapkan semakin termotivasi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, memiliki wawasan luas, serta siap berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara. (Jki)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *