Dirkrimsus Polda Kepri Gulung Sindikat Pembobol  Uang Nasabah Bank Riau Kepri, WNA Bulgaria Otak Pelaku Pencurian Data 

BATAM (Kepriraya.com) – Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri berhasil meringkus komplotan kejahatan perbankan (skimming-red) nasabah Bank Riau Kepri, di Bali, Sabtu (21/5).

Ketiga pelaku, Senin (23/5) sore tiba di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam menggunakan maskapai Citilink QG 968 dari Jakarta

Komplotan tersebut terdiri dari dua Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial COD dan JH, serta satu Warga Negara Asing (WNA), berinisial VT asal Bulgaria.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo kepada wartawan membenarkan penangkapan para pelaku.

“Ketiga pelaku diamankan saat ingin menyebrang menuju Lombok (NTB). Penyelidikan masih dalam pengembangan apakah ada pelaku lainnya,” kata Teguh.

Dberitakan sebelumnya, puluhan nasabah Bank Riau Kepri mengaku kehilangan sejumlah uang dari rekening tabungannya.

Para korban yang mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam terpaksa mendatangi kantor cabang bank tersebut untuk meminta penjelasan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, diketahui para nasabah yang melakukan pelaporan, diduga menjadi korban skimming atau pencurian data menggunakan alat khusus yaitu skimmer yang dilakukan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kota Batam, Kepri.

Untuk diketahui, akhir-akhir ini Kota Batam beberapa kali digegerkan dengan aksi kejahatan perbankan yang menimbulkan kerugian bagi nasabah perbankan.

Skimming menjadi aksi yang paling sering dilakukan oleh pelaku kriminal.

Skimming adalah pencurian data menggunakan alat khusus yaitu skimmer yang berbentuk mulut slot kartu ATM.

Saat kartu ATM sudah masuk, skimmer akan membaca dan merekam setiap data yang terdapat pada kartu ATM.

Alat skimmer juga memiliki spy camera (kamera pengintai) yang bisa untuk merekam tangan korban yang sedang memasukkan kode PIN.(afr)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *