Polres Bintan Terus Selidiki Modus Perampokan di Kampus STAIN

BINTAN (Kepriraya.com) – Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono menyatakan masih melakukan penyelidikan terhadap modus aksi pencurian dengan kekerasan (Perampokan) yang terjadi di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (9/6/2022) dini hari lalu.

“Saat ini kita masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti atas aksi tindak pidana kejahatan di kampus STAIN tersebut,”kata Kapolres Bintan ini.

Dikatakan, berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi yang diperiksa, bahwa jumlah pelaku dalam aksi tersebut diperkirakan sebanyak 5 orang. Pelaku kemudian merusak sejumlah ruangan dan mengambil beberapa barang yang terdapat di dalamnya.

“Untuk kerugian materi yang dialami korban saat itu berkisar Rp.700 ribu, kemudian pelaku juga mengambil selver CCTV yang terpasang di kampus tersebut,”ujar Kapolres.

AKBP Tidar juga menyebutkan, bahwa jumlah korban pada saat kejadian tersebut sebayak 6 orang dan salah satu korban diantaranya sempat terjatuh usai melepaskan ikatan oleh pelaku saat, lalu melarikan diri.

“Korban yang cedera saat itu karena terjatuh setelah berusah melarikan diri usai berhasil melepaskan ikatan yang dilakukan oleh para pelaku,”ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Bintan ini belum bisa menyebutkan ketika ditanya sejumlah wartawan, apakah sejumlah pelaku tersebut tergolong profesional atau tidak dalam menjalankan aksinya.

“Kita belum bisa menjelaskan tentang hal itu.Yang jelas, hingga saat ini prosesnya masih dalam.tahap penyelidkan kita,”ujar Tidar pada sejumlah awak media usai kegiatan lomba menembak dengan sejumlah wartawan di lapangan tembak Polres Bintan. (Asf)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *