Bupati Karimun Lantik Pengurus FPK 2025–2030, Tekankan Peran Strategis Jaga Harmoni dan Dorong Kemajuan Daerah

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, saat melantik Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun periode 2025–2030 di Gedung Nasional Karimun, Selasa (28/4). f-Ist
KARIMUN, (kepriraya.com)– Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, secara resmi melantik Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun periode 2025–2030 di Gedung Nasional Karimun, Selasa (28/4). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Drs. H. Riadul Afkar, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kerukunan dan kebersamaan lintas suku, agama, dan budaya di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa FPK memiliki peran strategis sebagai perekat sosial sekaligus jembatan komunikasi antar kelompok masyarakat.
“FPK harus menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman. Ini bukan hanya soal persatuan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi stabilitas daerah,” ujar Iskandarsyah.
Ia juga menekankan bahwa stabilitas sosial yang terjaga akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam menarik investasi dan mengembangkan sektor pariwisata.
“Daerah yang aman dan harmonis akan memberikan rasa nyaman bagi investor dan wisatawan. Karena itu, peran FPK sangat penting dalam menciptakan iklim yang kondusif,” tambahnya.
Bupati berharap, di bawah kepemimpinan Zulkhainen, SH., MH., FPK Kabupaten Karimun dapat semakin solid dan aktif dalam merawat kebinekaan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu menjalankan amanah dengan baik, menjaga kerukunan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong Karimun melaju menuju kemajuan bersama,” tutupnya.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun dalam memperkuat sinergi lintas elemen masyarakat demi mewujudkan daerah yang harmonis, aman, dan berdaya saing. (Ptr)

