BREAKING NEWSLINGGA

Nelayan yang Tenggelam di Perairan Buyu Besar Lingga Ditemukan Meninggal Dunia

Korban bernama Sukur (33), warga Dusun IV Buyu Besar, Desa Rejai. Ketika ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.35 WIB Jumat (5/6/2026) sore.

.LINGGA, (kepriraya.com)– Setelah dilakukan pencarian intensif selama hampir dua hari, nelayan yang dilaporkan tenggelam di perairan Buyu Besar, Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, akhirnya ditemukan pada Jumat (5/6/2026) sore.


Korban diketahui bernama Sukur (33), warga Dusun IV Buyu Besar, Desa Rejai. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.35 WIB di perairan Buyu Besar oleh tim pencarian gabungan yang terdiri dari masyarakat setempat bersama Camat Bakung Serumpun.


Koordinator pencarian sekaligus Camat Bakung Serumpun, Dody Dawardi, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak Kamis pagi setelah korban dilaporkan hilang saat melaut.


“Sejak Kamis pagi kami bersama masyarakat melakukan pencarian. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada Jumat sore, namun dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Dody.


Menurutnya, lokasi penemuan korban tidak jauh dari titik awal korban diduga tenggelam. Selama proses pencarian, tim melakukan penyisiran laut serta penyelaman menggunakan kompresor untuk menjangkau area yang dicurigai.


Korban diduga terbawa arus dan gelombang laut hingga akhirnya ditemukan mengapung di perairan sekitar Buyu Besar.


Diketahui, sebelum kejadian Sukur pergi mencari sotong karang di perairan Buyu Besar bersama sejumlah rekannya. Dalam aktivitas tersebut, mereka sempat berpisah arah untuk mencari hasil tangkapan masing-masing.


Saat rekan-rekannya tidak lagi melihat keberadaan korban, pencarian pun dilakukan. Yang ditemukan hanya sampan milik korban yang masih berada di lokasi, lengkap dengan dayung serta hasil tangkapan sotong yang telah diperolehnya.


Penemuan tersebut memunculkan dugaan bahwa korban mengalami musibah saat berada di laut seorang diri.


Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Rejai. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. (Jki)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *