BINTANBREAKING NEWS

Ratusan Jong Meriahkan Festival Pantai Wan Seri Beni, Tradisi Bahari Bintan Kian Dikenal

Suasana Pantai Wan Seri Beni, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, berubah semarak, Sabtu (29/8/2026) f-Ist

BINTAN, (kepriraya.com) – Suasana Pantai Wan Seri Beni, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, berubah semarak, Sabtu (29/8/2026). Ratusan perahu jong beradu kecepatan di tengah hembusan angin dalam Festival Pantai Wan Seri Beni ke-4.

Festival yang mengangkat lomba jong sebagai atraksi utama tersebut diikuti lebih dari 500 peserta. Tak hanya berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bintan, peserta juga datang dari Tanjungpinang, Batam hingga sejumlah wilayah kepulauan di sekitar Bintan.

Lomba jong menjadi tontonan menarik bagi masyarakat. Perahu-perahu mini tanpa awak itu melaju memanfaatkan kekuatan angin, sementara sorak-sorai penonton yang memadati kawasan pantai menambah semarak suasana.

Jong sendiri merupakan miniatur perahu layar tanpa awak yang digerakkan oleh tenaga angin. Tradisi permainan masyarakat pesisir ini memiliki sejumlah kategori ukuran dan telah menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya maritim Melayu di Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, yang membuka festival secara resmi, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Desa Sebong Pereh dalam menggelar kegiatan tersebut.

Menurutnya, lomba jong tidak sekadar menjadi ajang permainan dan kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya bahari sekaligus mengembangkan potensi pariwisata daerah.

“Lomba jong ini bukan sekadar permainan dan kompetisi, tetapi juga warisan budaya bahari yang harus terus dilestarikan. Kegiatan seperti ini membawa dampak positif, baik dari sisi ekonomi masyarakat, ada UMKM kita yang berjejer di samping, hingga promosi pariwisata daerah,” ungkap Ronny di Pantai Wan Seri Beni.

Ia menilai Festival Pantai Wan Seri Beni memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu agenda wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

Antusiasme juga terlihat dari pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum festival untuk menawarkan berbagai produk kepada pengunjung.

Sementara itu, Kepala Desa Sebong Pereh, Bahari, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat dan peserta dalam festival tahun ini.

Ia berharap pelaksanaan festival ke depan dapat dikembangkan dalam skala yang lebih besar dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bintan, masyarakat maupun pihak swasta.

“Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan bisa menjadi event yang lebih besar, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Sebong Pereh,” ujarnya.

Bahari mengatakan, Festival Pantai Wan Seri Beni bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat serta ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya Melayu pesisir.

Dengan dukungan berbagai pihak, ia optimistis festival tersebut dapat masuk dalam agenda tahunan pariwisata Kabupaten Bintan.

Festival Pantai Wan Seri Beni ke-4 sekaligus menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Tradisi jong yang diwariskan masyarakat pesisir tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat menjadi identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Ke depan, pengembangan festival secara berkelanjutan diharapkan mampu membawa tradisi jong semakin dikenal, tidak hanya di Bintan dan Kepulauan Riau, tetapi juga hingga tingkat nasional. (r)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *