BREAKING NEWSNASIONALPOLITIK

348 Siswa Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Belajar Sejarah dan Kepemimpinan Bangsa

Sebanyak 348 peserta dari SMA Plus Pembangunan Jaya Bintaro, Forum OSIS MA Sukabumi, dan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Titut Soelasmono Bekasi mengikuti program tersebut pada Kamis (29/10/2026). f-Ist

JAKARTA (Kepriraya.com) – Istana Kepresidenan Jakarta menjadi ruang belajar bagi ratusan siswa untuk mengenal lebih dekat sejarah, kepemimpinan, dan perjalanan bangsa Indonesia. Melalui program Istana untuk Anak Sekolah, para pelajar diajak memperluas wawasan kebangsaan sekaligus menumbuhkan semangat untuk berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

Sebanyak 348 peserta dari SMA Plus Pembangunan Jaya Bintaro, Forum OSIS MA Sukabumi, dan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Titut Soelasmono Bekasi mengikuti program tersebut pada Kamis (29/10/2026).

Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk melihat langsung lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, yang selama ini dikenal sebagai tempat berlangsungnya berbagai kegiatan pemerintahan dan kenegaraan.

Namun, Istana tidak hanya menyimpan cerita tentang aktivitas pemerintahan. Di balik bangunan dan lingkungan bersejarahnya, terdapat pelajaran mengenai perjalanan bangsa, nilai-nilai kepemimpinan, serta tanggung jawab dalam menjaga masa depan Indonesia.

Melalui pengalaman langsung tersebut, para siswa diharapkan dapat memahami sejarah bangsa secara lebih dekat. Pengalaman ini juga menjadi kesempatan untuk membangun rasa ingin tahu, memperkaya pengetahuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Program Istana untuk Anak Sekolah sekaligus menghadirkan pendekatan pembelajaran di luar kelas. Dengan melihat dan merasakan langsung suasana Istana Kepresidenan, siswa dapat memperoleh perspektif baru mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan keyakinan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah perjalanan Indonesia ke depan.

Dari Istana Kepresidenan Jakarta, para siswa membawa pulang pengalaman dan inspirasi untuk terus belajar, berani bermimpi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh para pemimpin hari ini, tetapi juga oleh generasi muda yang terus mengembangkan pengetahuan, karakter, dan kepedulian terhadap negeri.

Sumber: Satpres

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *