Polda Kepri Terima Supervisi Baharkam Polri, Perkuat Harkamtibmas di Wilayah Maritim

Kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri Tahun Anggaran 2026 dalam rangka evaluasi sekaligus penguatan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Kegiatan berlangsung di Rupatama Polda Kepri, Rabu (22/4/2026). F-Polda Kepri
BATAM, (kepriraya.com)– Polda Kepulauan Riau menerima kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri Tahun Anggaran 2026 dalam rangka evaluasi sekaligus penguatan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Kegiatan berlangsung di Rupatama Polda Kepri, Rabu (22/4/2026).
Tim Supervisi dipimpin Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan, dan disambut langsung Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo serta jajaran pejabat utama.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa fungsi Baharkam menjadi tulang punggung kepolisian di wilayah Kepulauan Riau yang didominasi lautan dan berada di jalur strategis Selat Malaka.
“Kepri merupakan primadona investasi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera. Stabilitas keamanan menjadi faktor utama, sehingga peran fungsi preemtif dan preventif Polri harus benar-benar optimal,” tegas Asep.
Ia menambahkan, peran Polairud, Samapta, Binmas, hingga Pamobvit sangat vital dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dan kawasan strategis nasional.
Sementara itu, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan menyampaikan bahwa supervisi ini bertujuan memastikan pelaksanaan tugas Baharkam berjalan efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kehadiran Polri tidak boleh sekadar simbolis. Bhabinkamtibmas harus menjadi ujung tombak yang mampu hadir dan memberi solusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya manajemen operasional berbasis analisis potensi gangguan. Dalam supervisi ini, terdapat lima fokus utama, yakni penguatan sistem operasional yang terukur, peningkatan kompetensi personel, optimalisasi dukungan SDM dan sarana prasarana, implementasi program Polisi Penolong, serta keterbukaan dalam menyampaikan kendala di lapangan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi teknis serta pengecekan langsung terhadap kendaraan operasional dan alat material khusus milik Ditpamobvit, Ditsamapta, dan Ditbinmas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap mendukung tugas pengamanan, khususnya di wilayah maritim dan perbatasan.
Di kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas.
“Masyarakat dapat segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam atau aplikasi Polri Super Apps,” imbaunya.
Dengan penguatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Riau. (*)

