Semarak Hari Posyandu Nasional 2026, Hafizha Turun Langsung Pastikan Layanan 6 SPM Menyentuh Warga Bintan

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan di UPTD Puskesmas Teluk Bintan, Toapaya, dan Kawal. Kamis, (30/4) f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com)– Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Kabupaten Bintan berlangsung meriah dan serentak di 10 kecamatan, Rabu (29/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat transformasi Posyandu sebagai pusat layanan terpadu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan di sejumlah titik. Ia memastikan layanan yang diberikan benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga lintas sektor.
“Posyandu hari ini tidak lagi sekadar layanan kesehatan ibu dan anak. Kita dorong menjadi pusat layanan terpadu yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” ujar Hafizha.
Enam SPM yang menjadi fokus meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), hingga sosial.
Kegiatan digelar di seluruh kecamatan, mulai dari Bintan Timur hingga Tambelan. Berbagai layanan disediakan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis untuk ibu dan balita, penyuluhan gizi, layanan keluarga berencana, hingga edukasi kesehatan lingkungan.
Tak hanya itu, nuansa lintas sektor juga terasa kuat. Masyarakat mendapat sosialisasi bank sampah, pembagian bibit tanaman, layanan pengaduan, pustaka keliling, hingga edukasi air bersih dan mitigasi bencana.
Dalam kunjungannya, Hafizha menyambangi UPTD Puskesmas Teluk Bintan, Toapaya, dan Kawal. Ia juga menyerahkan secara simbolis 150 bibit pohon produktif seperti mangga, durian, kelengkeng, jambu biji, dan alpukat kepada warga.
Menurutnya, pembagian bibit ini bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.
“Dengan Posyandu yang semakin berkembang, kami mengajak masyarakat untuk rutin datang dan memanfaatkan layanan yang tersedia demi kesehatan dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kader Posyandu, perangkat daerah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini.
Mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat,” peringatan tahun ini diharapkan semakin menegaskan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar yang inklusif, terpadu, dan berkelanjutan di tengah masyarakat. (r)

