ASPPI Bintan-Tanjungpinang Tanam Mangrove di Pengudang, Dorong Pariwisata Hijau Berkelanjutan

Foto bersama usai aksi penanaman mangrove di kawasan Pantai Pengudang Mangrove, Kabupaten Bintan, Senin (11/5/2026). f-Ist
BINTAN, (kepriraya.com)– Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Cabang Bintan-Tanjungpinang menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan Pantai Pengudang Mangrove, Kabupaten Bintan, Senin (11/5/2026).
Kegiatan bertajuk “ASPPI Peduli Lingkungan: Mangrove for Life” itu menjadi bagian dari komitmen mewujudkan pariwisata hijau dan berkelanjutan di Kepulauan Riau.
Aksi lingkungan tersebut diikuti pengurus DPC ASPPI bersama pengelola Pengudang Mangrove, Iwan, serta rombongan mahasiswa dari Temasek Polytechnic Singapore.
Penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir yang selama ini menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata bahari.
Ketua DPC ASPPI Bintan-Tanjungpinang, Raswiadi atau yang akrab disapa Adi Vinosa, mengatakan pelestarian mangrove tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga masa depan industri pariwisata.
“Mangrove adalah benteng pertama pertahanan pesisir dari abrasi. Sebagai pelaku pariwisata, kita punya tanggung jawab menjaga destinasi tetap lestari dan berkelanjutan. Jika alam rusak, maka daya tarik wisata juga akan berkurang,” ujarnya.
Menurutnya, hutan mangrove memiliki banyak manfaat, mulai dari menyerap karbon, menjaga habitat biota laut, hingga menjadi potensi ekowisata yang bernilai ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, ASPPI berharap kesadaran pelaku usaha pariwisata maupun wisatawan terhadap konsep green sustainable tourism semakin meningkat.
“Kami ingin aksi ini menjadi pemicu agar semakin banyak pihak ikut berkontribusi menjaga lingkungan melalui gerakan hijau yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dengan suasana kebersamaan di kawasan pesisir Pengudang yang dikenal memiliki ekosistem mangrove alami dan potensi wisata edukasi lingkungan.
ASPPI sendiri merupakan organisasi profesi yang menaungi pelaku industri pariwisata di Indonesia dan berkomitmen mendorong kemajuan sektor pariwisata melalui inovasi, kolaborasi, serta praktik wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. (**)

