BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

BPS Tanjungpinang Bekali 91 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Madani.

TANJUNGPINANG, (kepriraya.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang menggelar Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Gelombang II sebagai persiapan pelaksanaan pendataan lapangan yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.


Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Madani, mengatakan seluruh calon petugas yang mengikuti pelatihan telah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi, penilaian kemampuan, hingga wawancara.


Menurutnya, pelatihan dirancang untuk membekali petugas dengan pemahaman menyeluruh terkait konsep, metodologi, serta teknik pendataan yang akan diterapkan saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.


“Harapannya ketika turun ke lapangan, petugas sudah memahami konsep, metode, dan cara berkomunikasi dengan responden sehingga proses pendataan berjalan lancar,” kata Yulia saat kegiatan yang berlangsung di Nite and Day Hotel Tanjungpinang, Rabu (10/6/2026).


Ia menjelaskan, pembekalan dilakukan melalui kombinasi pembelajaran mandiri menggunakan modul e-learning, pelatihan klasikal, hingga simulasi lapangan. BPS juga menghadirkan pelaku usaha sebagai narasumber agar peserta memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi dunia usaha yang akan menjadi objek pendataan.


Pelatihan Gelombang II diikuti sebanyak 91 peserta yang terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan (PCL), Petugas Pemeriksa Lapangan (PML), serta petugas BPS. Jumlah tersebut sama dengan peserta pada pelatihan Gelombang I yang telah dilaksanakan pada 2 hingga 4 Juni 2026.


Usai pelatihan, para petugas akan diterjunkan untuk melakukan pendataan selama sekitar dua setengah bulan. Setiap petugas ditargetkan mendata antara 700 hingga 900 unit usaha sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.


BPS berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional sehingga data yang dihasilkan akurat dan mampu menggambarkan kondisi perekonomian secara menyeluruh sebagai bahan perencanaan pembangunan di masa mendatang. (Ky)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *