Dari Lantunan Shalawat untuk Kebersamaan, Lomba Hadroh Semarakkan GSP Bershalawat 2

Penampilan peserta saat mengikuti Lomba Hadroh dalam rangkaian GSP Bershalawat 2 di halaman Masjid Nurussa’adah, Perumahan Griya Senggarang Permai, Sabtu (12/9/2026). f-Ist
TANJUNGPINANG, (Kepriraya.com) – Lantunan shalawat menggema di halaman Masjid Nurussa’adah Km 14, Perumahan Griya Senggarang Permai (GSP), Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Sabtu (12/9/2026).
Suasana religius sekaligus penuh kebersamaan itu hadir melalui Lomba Hadroh yang menjadi salah satu rangkaian GSP Bershalawat 2. Bukan sekadar ajang adu kemampuan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus menghidupkan seni hadroh di tengah lingkungan permukiman.
Lomba yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu merupakan perlombaan hadroh perdana yang digelar masyarakat Perumahan Griya Senggarang Permai.
Sebanyak empat grup hadroh ambil bagian, yakni PC BKMT Timur, Raudhatul Jannah, Tulus Ikhlas dan Permata BKMT Air Raja.
Masing-masing kelompok tampil membawakan lantunan shalawat dengan karakter berbeda. Kekompakan vokal, permainan alat musik, aransemen hingga penyajian menjadi bagian yang menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung penampilan para peserta.
Kegiatan diawali penampilan hadroh sebagai pembuka. Setelah itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurussa’adah, Rahman Setiawan Harahap, memberikan sambutan sekaligus membuka perlombaan.
Rahman mengatakan, lomba hadroh tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Menurutnya, kegiatan seni hadroh memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggal.
“Lomba hadroh ini merupakan bagian dari rangkaian GSP Bershalawat yang dilaksanakan sebagai momentum kebersamaan masyarakat Perumahan Griya Senggarang Permai,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan perdana tersebut dapat menjadi awal bagi lahirnya kegiatan seni dan keagamaan yang lebih berkelanjutan di lingkungan masyarakat.
Selain menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan seni hadroh, kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi wadah pembinaan kreativitas sekaligus memperluas silaturahmi antarjamaah dan kelompok masyarakat.
“Sebagai perlombaan hadroh pertama yang diselenggarakan di Perumahan Griya Senggarang Permai, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi penyelenggaraan kegiatan seni dan keagamaan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Rahman menambahkan, kegiatan serupa diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta menciptakan ruang positif bagi pengembangan kreativitas dan penguatan nilai kebersamaan.
Usai lomba hadroh yang berlangsung hingga sore hari, rangkaian GSP Bershalawat 2 berlanjut pada malam hari. Masyarakat kembali berkumpul dalam agenda utama, yakni bershalawat bersama.
Dengan demikian, lantunan shalawat tidak hanya menjadi bagian dari pertunjukan, tetapi juga menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat dalam suasana religius, guyub dan penuh kebersamaan. (kpi)

