BREAKING NEWSTANJUNGPINANG

GSP Bersholawat 2 Semarakkan Maulid Nabi 1448 H, Perkuat Silaturahmi Masyarakat Tanjungpinang

Malam puncak GSP Bersholawat 2 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat dan meriah di halaman Masjid Nurussa’adah, Sabtu (12/9/2026) malam.

TANJUNGPINANG, (Kepriraya.com) – Lantunan shalawat dan zikir menggema di halaman Masjid Nurussa’adah, Perumahan Griya Senggarang Permai (GSP), Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Sabtu (12/9/2026) malam.

Suasana religius sekaligus penuh kebersamaan mewarnai malam puncak GSP Bersholawat Vol. 2 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

Sejumlah unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, TNI, kepolisian, lembaga peradilan, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga jamaah turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Tengku Said Arif Fadilah, S.Sos., M.Si., hadir mewakili Wakil Gubernur Kepulauan Riau. Turut hadir Kabag Kepegawaian Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau H. Suparman, S.Sos., S.H., mewakili Kejati Kepri; Kabintal Edi Saputra mewakili Danrem; serta Abdullah, A.Pi., M.A., mewakili Ketua Pengadilan Negeri.

Kegiatan juga dihadiri Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Prof. Dr. Azni, S.Ag., M.Ag., serta penceramah Muhammad Chandra.

Hadir pula Ketua Panitia sekaligus Ketua DKM Nurussa’adah H. Rahman Harahap, S.E., Camat Tanjungpinang Timur, Lurah Air Raja, Lurah Pinang Kencana, forum RT/RW se-Kelurahan Air Raja, majelis taklim/BKMT se-Kota Tanjungpinang, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali penampilan marawis/hadrah yang langsung menghadirkan nuansa Islami. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Ketua Panitia H. Rahman Harahap dalam sambutannya mengatakan, kegiatan GSP Bersholawat diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah masyarakat untuk terus membangun hubungan sosial dan keagamaan.

Ia menilai kegiatan sholawatan memiliki kekuatan untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

“Kita ingin momen sholawatan ini terus menjadi sarana buat kita saling menyapa, mempererat tali silaturahmi, bukan cuma warga GSP saja, tapi juga warga se-Kelurahan Air Raja dan Kota Tanjungpinang,” katanya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istighosah dan zikir bersama, pembacaan shalawat serta Mahalul Qiyam.

Jamaah mengikuti rangkaian tersebut dengan khidmat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Suasana semakin bermakna saat tausiyah Maulid Nabi disampaikan Ustadz Muhammad Chandra. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah mengambil keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun akhlak, persaudaraan, kepedulian sosial dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Menurut Ustadz Chandra, GSP Bersholawat 2 memiliki makna yang lebih luas dari sekadar peringatan Maulid Nabi.

“Keterlibatan berbagai unsur pemerintahan, aparat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, serta masyarakat umum menunjukkan adanya kolaborasi lintas elemen dalam membangun kehidupan sosial yang religius dan harmonis,” ujarnya.

Selain rangkaian sholawatan dan tausiyah, malam puncak tersebut juga diisi dengan pengumuman pemenang serta pembagian hadiah Lomba Hadroh yang sebelumnya digelar sebagai bagian dari GSP Bersholawat Vol. 2.

Pemberian hadiah menjadi bentuk apresiasi terhadap kelompok masyarakat yang telah berpartisipasi sekaligus mendorong kreativitas dalam mengembangkan seni bernuansa Islami.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan penutupan.

Melalui GSP Bersholawat Vol. 2, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan mampu meninggalkan pesan yang lebih panjang daripada sekadar kemeriahan satu malam.

Semangat meneladani Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, menjaga silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Tanjungpinang.

Dari Masjid Nurussa’adah, lantunan shalawat menjadi pengikat kebersamaan, mempertemukan warga dan berbagai elemen masyarakat dalam satu suasana religius dan penuh persaudaraan. (kpi)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *