BINTANBREAKING NEWS

Kebakaran Lahan di Sebong Pereh Meluas, Tiga Hektare Semak Belukar Terbakar

Tampak petugas Damkar ketika melakukan evakuasi lahan yang terbakar di kawasan Jalan Batin Kundang, Gang Kandang Ayam Yudha, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (11/9/2026). f-Ist

BINTAN (Kepriraya.com) – Kebakaran lahan dan semak belukar kembali terjadi di Kabupaten Bintan. Kali ini, api membakar lahan di kawasan Jalan Batin Kundang, Gang Kandang Ayam Yudha, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (11/9/2026).

Kebakaran tersebut diketahui warga sekitar pukul 14.35 WIB. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.

Cindy Puspitha (25), warga yang pertama melaporkan kejadian tersebut, mengatakan kobaran api terlihat membakar kawasan lahan dan semak belukar di lokasi kejadian.

“Saya yang melaporkan kejadian ini. Saat itu terlihat ada kebakaran di lahan tersebut,” ujar Cindy, yang sehari-hari mengurus rumah tangga.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tanjung Uban kemudian bersama sejumlah unsur terkait bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas.

Proses penanganan berlangsung hingga sore menjelang malam. Api akhirnya berhasil ditangani sekitar pukul 19.55 WIB.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar dibantu Kecamatan Teluk Sebong, perangkat Desa Sebong Pereh dan Desa Sebong Lagoi, Bhabinkamtibmas kedua desa, Satgas Karhutla Desa Sebong Pereh dan Desa Sebong Lagoi, security PT BMW Lagoi serta masyarakat.

Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Demikian pula dengan pemilik lahan yang terbakar masih belum diketahui.

Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih tiga hektare. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran lahan ini menjadi perhatian karena kondisi semak belukar yang terbakar berpotensi membuat api cepat menjalar, terutama jika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di kawasan lahan maupun semak belukar, terutama pembakaran terbuka yang tidak diawasi. (Zuk)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *