BATAMBREAKING NEWSPOLITIK

BKKBN Kepri dan Pemkot Batam Perkuat Data dan Layanan KB Pascapersalinan

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor BP Batam, Kamis (10/9/2026). f-Ist

BATAM, (kepriraya.com) – Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kota Batam memperkuat sinergi dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan keluarga dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta berbagai program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor BP Batam, Kamis (10/9/2026). Pertemuan sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi dan melakukan pemadanan data pelaksanaan program Bangga Kencana di Kota Batam.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Victor Palimbong, mengatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan program Bangga Kencana dan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang dilaksanakan dapat berjalan bersama dengan pemerintah daerah. Karena itu, yang ingin dibangun adalah bentuk kolaborasi dan dukungan yang dapat memperkuat pelaksanaan program di Kota Batam,” ujar Victor.

Salah satu fokus pembahasan adalah penguatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan. Program ini membutuhkan keterlibatan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, sehingga koordinasi, pencatatan, serta pelaporan menjadi bagian penting untuk memastikan data pelayanan di lapangan dapat tersinkronisasi dengan baik.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan pentingnya membangun sistem data yang kuat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Menurut Amsakar, data kependudukan tidak sekadar menjadi angka statistik, tetapi harus mampu menggambarkan kebutuhan masyarakat sehingga dapat digunakan dalam menentukan kebijakan dan mempersiapkan pelayanan publik di masa mendatang.

“Data kependudukan perlu dimanfaatkan untuk melihat kebutuhan masyarakat secara lebih terencana,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia. Ia mendorong percepatan pencatatan dan pelaporan pelayanan KB pascapersalinan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA).

Menurutnya, pencatatan secara tepat waktu penting untuk mengetahui capaian riil pelayanan KB pascapersalinan di lapangan. Dengan demikian, pemerintah dapat memiliki gambaran yang lebih akurat dalam melakukan evaluasi sekaligus menentukan langkah tindak lanjut.

Selain pelayanan KB, pertemuan tersebut juga menyoroti pemanfaatan data lintas sektor untuk mendukung intervensi pembangunan yang lebih tepat sasaran.

BKKBN Kepri dan Pemerintah Kota Batam sebelumnya telah menjalin kerja sama dalam pemanfaatan data hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga. Data tersebut dapat digunakan untuk mendukung intervensi berbasis by name by address, sehingga program pemerintah dapat diarahkan kepada keluarga dan kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.

Penguatan pemanfaatan data tersebut diharapkan semakin meningkatkan ketepatan sasaran program pembangunan keluarga di Kota Batam.

Kolaborasi antara BKKBN Kepri dan Pemkot Batam pun diarahkan tidak hanya pada peningkatan capaian program, tetapi juga memastikan setiap kebijakan dan intervensi memiliki dasar data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan sinergi tersebut, pelaksanaan program Bangga Kencana di Kota Batam diharapkan semakin efektif dalam mendukung pembangunan keluarga serta peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. (*/Afr)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *