Hari Keempat, SAR Perluas Pencarian Delapan Orang Hilang di Selat Sunda

Tim SAR ketika melakukan pemeriksaan di wilayah aktivitas gunung api. Jumat (11/9/2026) f-Ist
SELAT SUNDA, (kepriraya.com) — Harapan menemukan lima jurnalis bersama tiga kru speedboat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda terus diupayakan. Memasuki hari keempat operasi SAR, tim gabungan memperluas wilayah pencarian hingga mencapai sekitar 3.243,7 nautical mile persegi.
Delapan orang tersebut hilang kontak saat dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api.
Operasi pencarian pada Jumat (11/9/2026) kini dibagi menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus. Perluasan area dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan keberadaan rombongan yang hingga kini belum diketahui.
Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari kapten speedboat Warta (55), ABK Surakman (60), guide Heriyanto (49), serta lima jurnalis.
Kelima jurnalis tersebut masing-masing M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.
Rombongan diketahui berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan.
Namun, perjalanan tersebut terhenti setelah komunikasi dengan rombongan tidak lagi dapat dilakukan.
Kontak terakhir tercatat sekitar pukul 14.42 WIB. Selanjutnya, komunikasi benar-benar terputus sekitar pukul 15.04 WIB.
Sejak saat itu, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di wilayah perairan Selat Sunda. Hingga memasuki hari keempat operasi, delapan orang tersebut belum berhasil ditemukan.
Dengan diperluasnya wilayah pencarian menjadi sekitar 3.243,7 nautical mile persegi, operasi SAR diharapkan dapat menemukan titik keberadaan rombongan tersebut.
Pencarian pun terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai unsur SAR gabungan di tengah kondisi perairan Selat Sunda.
Hingga Jumat (11/9/2026), keberadaan lima jurnalis dan tiga kru speedboat itu masih menjadi fokus utama tim SAR gabungan.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan untuk menemukan dan mengevakuasi seluruh korban yang masih hilang kontak. (*)

