BINTANBREAKING NEWSPOLITIK

Zamroni Hadiri Halaqah Pimpinan Pesantren se-Kepri, Dorong Penguatan Pendidikan dan Dakwah

Kantor Wilayah Kemenag Kepri bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Selasa (13/10/2026), di Pondok Pesantren Idris Bintan.

LINGGA (Kepriraya.com) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lingga, Zamroni, menghadiri Halaqah Pimpinan Pondok Pesantren se-Provinsi Kepulauan Riau yang digelar Kantor Wilayah Kemenag Kepri bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Selasa (13/10/2026), di Pondok Pesantren Idris Bintan.

Forum yang diikuti sekitar 300 peserta ini menjadi momentum memperkuat sinergi antarpimpinan pesantren sekaligus menyatukan gagasan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, dan kemandirian pesantren di Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Pembukaan halaqah sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan antarpesantren.

Dalam arahannya, Zoztafia menekankan pentingnya kemampuan pesantren beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi transformasi digital. Namun, adaptasi tersebut harus tetap berpijak pada tradisi keilmuan Islam yang menjadi identitas pendidikan pesantren.

“Pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui penguatan literasi digital. Namun, penguasaan kitab kuning dan tradisi keilmuan Islam tetap menjadi fondasi penting dalam pendidikan pesantren,” pesannya.

Menurutnya, pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki posisi strategis sebagai pusat dakwah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, penguatan pendidikan dan dakwah perlu berjalan beriringan agar pesantren mampu mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Dirham, berharap halaqah tersebut menghasilkan gagasan konstruktif dan langkah strategis bagi pengembangan pesantren di daerah.

“Kami berharap halaqah ini menjadi ruang bertukar pikiran dan melahirkan gagasan-gagasan strategis untuk kemajuan pondok pesantren di Kepulauan Riau. Terima kasih kepada Pondok Pesantren Idris Bintan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

Dirham menjelaskan, halaqah tersebut merupakan salah satu agenda pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat peran Forum Komunikasi Pondok Pesantren tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Kemenag Kabupaten Lingga, Zamroni, menyambut baik pelaksanaan forum yang mempertemukan para pimpinan pondok pesantren dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri tersebut.

Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi antarpimpinan pesantren menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pendidikan keagamaan, sekaligus mendorong peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam.

“Halaqah ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, menyatukan pemikiran, dan meningkatkan peran pondok pesantren bagi umat dan negeri. Kami berharap berbagai gagasan yang lahir dari forum ini dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, dan kemandirian pesantren, termasuk di Kabupaten Lingga,” ujar Zamroni.

Halaqah dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan agenda pembahasan melalui sidang-sidang komisi. Selain jajaran Kanwil Kemenag dan kepala Kemenag kabupaten/kota se-Kepri, kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Gunung Kijang, Lurah Kawal, Danramil, pimpinan lembaga, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Melalui forum ini, diharapkan lahir kesepahaman dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat kualitas pendidikan pesantren, mengembangkan dakwah yang berdampak bagi masyarakat, serta mendorong kemandirian pesantren di Kepulauan Riau. (Red)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *