BATAMBREAKING NEWS

Wagub Nyanyang: Kepri Harus Jadi Pelopor Energi Bersih, METI Didorong Percepat Transisi Energi Terbarukan

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat menghadiri Seminar dan Pengukuhan Pengurus Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Provinsi Kepulauan Riau di Politeknik Negeri Batam, Sabtu (25/7/2026). f-Ist


BATAM, (kepriraya.com)– Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa pengembangan energi terbarukan kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus segera diwujudkan demi menjawab tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan energi di masa depan.


Penegasan itu disampaikan Nyanyang saat menghadiri Seminar dan Pengukuhan Pengurus Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Provinsi Kepulauan Riau di Politeknik Negeri Batam, Sabtu (25/7/2026).


Dalam sambutannya, Nyanyang menilai Kepulauan Riau memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu daerah terdepan dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Letak geografis Kepri sebagai provinsi kepulauan dinilai memberikan peluang besar dalam pemanfaatan energi surya, angin, biomassa hingga energi laut.


Namun, menurutnya, besarnya potensi tersebut harus dibarengi dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat.


“Potensi energi terbarukan yang dimiliki Kepulauan Riau perlu didukung dengan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Dalam hal ini, METI memiliki peran strategis sebagai wadah yang menjembatani berbagai pihak untuk mempercepat pengembangan energi bersih dan berkelanjutan,” ujar Nyanyang.


Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang juga menyampaikan apresiasi sekaligus mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus METI Kepri yang baru dikukuhkan.


Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan di Kepri.


Menurut Nyanyang, keberadaan METI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem energi hijau melalui edukasi kepada masyarakat, penguatan inovasi teknologi, peningkatan investasi, hingga melahirkan berbagai program yang mendukung pembangunan berkelanjutan.


“METI harus mampu menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan kolaborasi sehingga transisi menuju energi bersih dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.


Lebih lanjut, seminar yang digelar bersamaan dengan pengukuhan pengurus tersebut diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman antar pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mewujudkan transisi energi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.


Nyanyang juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga masyarakat untuk memperkuat kerja sama dalam mengoptimalkan potensi energi terbarukan yang dimiliki Kepulauan Riau.


Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan agar Kepri mampu menjadi daerah yang maju sekaligus ramah lingkungan.


Menutup sambutannya, Nyanyang kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus METI Provinsi Kepulauan Riau yang telah resmi dikukuhkan. Ia optimistis, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, METI akan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi energi menuju masa depan Kepulauan Riau yang lebih hijau, mandiri, dan berkelanjutan.


“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, saya yakin cita-cita menjadikan Kepulauan Riau sebagai daerah yang unggul dalam pengembangan energi bersih dapat kita wujudkan bersama,” tutup Nyanyang. (*)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *